- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan
- Transformasi Digital Cianjur: Pelatihan AI ASN untuk Layanan Publik yang Lebih Baik bagi Masyarakat
- Wagub Erwan Lantik Anggota BPSK Jabar 2026-2031
- Respons Kilat Camat Mande Selamatkan Pengguna Jalan dari Bahaya Tanah Licin di Bobojong
- Menembus Paradox Eksistensial: Dari Agrabinta ke Takokak
- Ironi Pendidikan Cianjur: Sekolah Retak dan Tanpa Toilet
- Peletakan Batu Pertama Pembangunan Sekolah Khusus SLB Bina Asih Cianjur Resmi Dimulai
- Jejak Sejarah Istana Cipanas: Istura Kembali Mengundang Rakyat
- Program Orang Tua Asuh Kepala Sekolah: Langkah Inspiratif Bupati Cianjur untuk Pendidikan Merata
Pj. Gubernur Jabar Jadi Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik di Indonesia

Keterangan Gambar : Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin meraih penghargaan pendukung pengelolaan zakat terbaik di Indonesia dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia.
Pinusnews.id - Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin meraih penghargaan sebagai kepala daerah pendukung pengelolaan zakat terbaik di Indonesia dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia.
Piagam penghargaan diterima Bey Machmudin dalam BAZNAS Award 2024 yang dibuka oleh Menteri Agama mewakili Presiden RI di Hotel Bidakara Jakarta, belum lama ini.
Bey dinilai punya peran aktif dan berkontribusi dalam mendukung gerakan zakat dan mendorong kesejahteraan masyarakat di wilayah Jabar.
Baca Lainnya :
- Kemenkes Gelar CollaboRUN
- Kian Marak Peredaran Rokok Ilegal di Cianjur Selatan
- Ide Brilian, Bayar Akademi Futsal Pakai Sampah
- Kemensos Luncurkan Kompor Inovasi Berbahan Bakar Limbah Sawit
- Tahun 2024 Terus Ditekan, Puskesmas Cidaun Fokus Penurunan Angka Stunting
Ketua BAZNAS RI Noor Achmad mengatakan, penghargaan BAZNAS Award 2024 tersebut diberikan sebagai pengakuan atas kontribusi para penggerak zakat dalam menggerakkan kesadaran membayar zakat di kalangan ASN maupun masyarakat luas.
"Ia juga dinilai telah berhasil melakukan inovasi dalam pengelolaan zakat," ucap Noor dalam sambutannya.
Menurutnya, kepala daerah sebagai penggerak zakat memiliki peran penting dalam pengumpulan dana zakat, infak, sedekah sehingga target yang ditetapkan BAZNAS bisa tercapai.
"Tanpa peran mereka BAZNAS di daerah tidak akan berkembang seperti sekarang. Semua bergerak dan hasilnya bisa mencapai target," ucapnya.
Pada 2023, BAZNAS dan LAZ se-Indonesia telah mengumpulkan dana zakat, Infak, sedekah sebesar Rp33 triliun. Sementara 2024 ini, Baznas RI menargetkan sebesar Rp41 triliun.
"Setiap tahun kenaikan dari zakat, infak, sedekah itu rata-rata 30 persen, dan tahun ini kami menargetkan Rp41 triliun," ungkap Noor.
BAZNAS Award yang rutin digelar setiap tahun merupakan bentuk apresiasi kepada individu atau lembaga yang berkontribusi dalam pengelolaan zakat di Indonesia.
Tahun ini, penerima anugerah BAZNAS Award 2024 berasal dari berbagai kategori, antara lain kategori kepala daerah pendukung zakat, kategori muzaki pendukung zakat, kategori BAZNAS Provinsi/ Kabupaten/ Kota, dan kategori LAZ.
Selain Bey Machmudin, 14 Gubernur dan Pj. Gubernur lainnya di Indonesia juga mendapat penghargaan serupa. Termasuk 58 Bupati dan 41 Wali Kota di Indonesia.
Bupati dan Wali Kota di wilayah Jabar yang meraih penghargaan pendukung pengelolaan zakat terbaik antara lain, Pj. Bupati Sumedang, Pj. Bupati Garut, Bupati Bandung, Bupati Sukabumi, Bupati Tasikmalaya, Pj. Wali Kota Sukabumi, Pj. Wali Kota Tasikmalaya, dan Pj. Wali Kota Bandung. (dens-tim).











