- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan
- Transformasi Digital Cianjur: Pelatihan AI ASN untuk Layanan Publik yang Lebih Baik bagi Masyarakat
- Wagub Erwan Lantik Anggota BPSK Jabar 2026-2031
- Respons Kilat Camat Mande Selamatkan Pengguna Jalan dari Bahaya Tanah Licin di Bobojong
- Menembus Paradox Eksistensial: Dari Agrabinta ke Takokak
- Ironi Pendidikan Cianjur: Sekolah Retak dan Tanpa Toilet
- Peletakan Batu Pertama Pembangunan Sekolah Khusus SLB Bina Asih Cianjur Resmi Dimulai
- Jejak Sejarah Istana Cipanas: Istura Kembali Mengundang Rakyat
- Program Orang Tua Asuh Kepala Sekolah: Langkah Inspiratif Bupati Cianjur untuk Pendidikan Merata
Program Orang Tua Asuh Kepala Sekolah: Langkah Inspiratif Bupati Cianjur untuk Pendidikan Merata

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian, dalam sebuah acara pelaksanaan Program Orang Tua Asuh Kepala Sekolah.
Pinusnews.id - Di tengah tantangan pendidikan di daerah pedesaan seperti Kabupaten Cianjur, muncul inisiatif brilian dari Bupati Cianjur, dr. Mohammad Wahyu Ferdian. Ia mengapresiasi pelaksanaan Program Orang Tua Asuh Kepala Sekolah, sebuah program yang dirancang khusus untuk siswa dan siswi di wilayahnya. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Bupati menyuarakan dukungan penuh terhadap upaya ini, yang bertujuan menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus bersekolah.
"Alhamdulillah Program Orang Tua Asuh Kepala Sekolah untuk Siswa dan Siswi hebat. Mugia menjadi penyemangat anak-anak kita bersekolah untuk meningkatkan prestasi dan meraih mimpinya," kata Bupati Cianjur dengan penuh harap.
Apa yang dikatakan Bupati Wahyu tersebut mencerminkan visi kepemimpinannya yang berfokus pada motivasi intrinsik siswa, di mana kepala sekolah berperan sebagai figur orang tua pengganti untuk membimbing mereka secara personal.
Baca Lainnya :
- Sekolah Buka Pada Masa Pandemi Covid-19, Bisa Kena Sanksi Berat
- Ini Kata Kades Sukasari, Polemik Video Viral Pengakuan KPM Dana BLT DD
- Asep Irwan : BPKAD Cianjur Harus Transparan Mengelola Keuangan Daerah
- Aji Prasetio Korban Tenggelam di Kali Cilaku Ditemukan Sudah Meninggal
- Rapat Forkopimda dan Evaluasi Penanganan Covid-19 di Cianjur
Program ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan pendekatan holistik yang melibatkan kontribusi dari berbagai pihak. Bupati menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas dukungan semua elemen masyarakat.
"Terimakasih banyak kepada bapak/ibu semuanya, anak-anak kita di Kabupaten Cianjur mungkin sebagian ada yang beruntung," ujarnya, mengakui bahwa tidak semua siswa mendapat kesempatan serupa, tapi program ini menjadi titik terang bagi yang terpilih.
Lebih dari itu, inisiatif ini menjadi strategis untuk menyamakan akses pendidikan. Bupati menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas SDM lokal melalui pendidikan.
"Dengan program ini, kita dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua siswa untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas," tambahnya. Hal ini menunjukkan bagaimana program sederhana bisa mengatasi disparitas, terutama di daerah dengan keterbatasan ekonomi seperti Cianjur.
Keberhasilan program ini patut dijadikan contoh bagi pejabat lain di Cianjur. Bayangkan jika camat, anggota DPRD, atau pejabat lainnya di Cianjur mengadopsi model serupa, dimana kepala sekolah sebagai orang tua asuh bisa menjangkau ribuan siswa lebih luas. Ini akan menciptakan efek domino, di mana motivasi belajar naik, angka putus sekolah turun, dan prestasi akademik melonjak.
Secara lebih luas, program seperti ini berkontribusi pada peningkatan sumber daya manusia (SDM) di bidang pendidikan. Di Cianjur, yang mayoritas penduduknya bergantung pada pertanian dan industri kecil, pendidikan berkualitas adalah kunci keluar dari lingkaran kemiskinan. Dengan figur orang tua asuh, siswa tidak hanya belajar mata pelajaran, tapi juga nilai ketekunan dan mimpi besar, sebagaimana diharapkan Bupati Cianjur.
Oleh karena itu, Program Orang Tua Asuh Kepala Sekolah sepatutnya diikuti oleh para pejabat lainnya di Cianjur. Ini bukan hanya soal anggaran, tapi komitmen kolektif untuk masa depan generasi muda. Jika direplikasi secara masif, Cianjur bisa menjadi model nasional bagaimana kepemimpinan lokal mengubah wajah pendidikan daerah. (dens).











