- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan
- Transformasi Digital Cianjur: Pelatihan AI ASN untuk Layanan Publik yang Lebih Baik bagi Masyarakat
- Wagub Erwan Lantik Anggota BPSK Jabar 2026-2031
- Respons Kilat Camat Mande Selamatkan Pengguna Jalan dari Bahaya Tanah Licin di Bobojong
- Menembus Paradox Eksistensial: Dari Agrabinta ke Takokak
- Ironi Pendidikan Cianjur: Sekolah Retak dan Tanpa Toilet
- Peletakan Batu Pertama Pembangunan Sekolah Khusus SLB Bina Asih Cianjur Resmi Dimulai
Pemda Diam Saja Meski Sekolah Dasar Negeri Cikaratok di Cianjur Rusak Parah

Keterangan Gambar : Keadaan SDN Cikaratok yang tampak mengenaskan.
Pinusnews.id - Satu kelas di SD Negeri Cikaratok, Desa Kubang, Kecamatan Sukaresmi rusak parah dan butuh perbaikan.
Selain itu, disamping kekurangan sarana dan prasarana, kondisi lantai masih belum menggunakan keramik.
Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri Cikaratok Suparman menyebutkan kelas yang rusak adalah kelas IV dan sudah rusak sejak sejak pertengahan 2021. Hingga akhirnya di 2022 terpaksa tidak digunakan kegiatan belajar mengajar(KBM) karena sudah tak layak.
Baca Lainnya :
- Kepala Dinkes Cianjur: Penyebaran DBD Berbanding Lurus dengan Tingkat Kepadatan Penduduk
- Kepala DLH Cianjur Berikan Kado Ulang Tahun Kepada Petugas Kebersihan
- Emus Hilang Tak Tentu Rimbanya, Kini Masih Terus Dicari
- HARSIARDA 2024, Herman Suryatman Dorong Lembaga Penyiaran Tingkatkan Literasi Warga Jabar
- Tim TPK Kabupaten Cianjur Akhiri Capaian 100 Persen Verval KRS
"Atas permintaan para orang tua murid menginginkan masuk pagi maka KBM kelas IV ditempatkan di ruangan perpustakaan," ujar Suparman, pada Selasa, 4 Juni 2024.
Menurut dia, sekolah yang dipimpinnya memiliki 6 kelas, 1 kantor, dan 1 ruang perpustakaan. Setelah satu kelas rusak, kini ruang itu pun dikosongkan dan digunakan sebagai gudang.
Rusaknya ruang kelas itu, membuat warga tak berminat menyekolahkan anaknya ke SD Negeri Cikaratok. Pasalnya, terdapat beberapa sekolah swasta yang ada di wilayah sekitarnya.
"Jadi kita harus bersaing dengan sekolah swasta. Saat ini jumlah murid saat ini dari kelas 1 sampai kelas VI sebanyak 270 anak. Sedangkan kelulusan murid tahun ajaran 2023-2024 berjumlah 38 orang," katanya. (tim).











