- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
- SADA JABAR, Aplikasi Baru Permudah Program Pemprov Jabar Lebih Tepat Sasaran
- 3.500 Beasiswa untuk Masa Depan: Janji Nyata Disdikpora Cianjur demi Pendidikan yang Merata
- Rembug Warga di Cidamar: Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jaga Alam, Dukung Pembangunan
Pemda Diam Saja Meski Sekolah Dasar Negeri Cikaratok di Cianjur Rusak Parah

Keterangan Gambar : Keadaan SDN Cikaratok yang tampak mengenaskan.
Pinusnews.id - Satu kelas di SD Negeri Cikaratok, Desa Kubang, Kecamatan Sukaresmi rusak parah dan butuh perbaikan.
Selain itu, disamping kekurangan sarana dan prasarana, kondisi lantai masih belum menggunakan keramik.
Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri Cikaratok Suparman menyebutkan kelas yang rusak adalah kelas IV dan sudah rusak sejak sejak pertengahan 2021. Hingga akhirnya di 2022 terpaksa tidak digunakan kegiatan belajar mengajar(KBM) karena sudah tak layak.
Baca Lainnya :
- Kepala Dinkes Cianjur: Penyebaran DBD Berbanding Lurus dengan Tingkat Kepadatan Penduduk
- Kepala DLH Cianjur Berikan Kado Ulang Tahun Kepada Petugas Kebersihan
- Emus Hilang Tak Tentu Rimbanya, Kini Masih Terus Dicari
- HARSIARDA 2024, Herman Suryatman Dorong Lembaga Penyiaran Tingkatkan Literasi Warga Jabar
- Tim TPK Kabupaten Cianjur Akhiri Capaian 100 Persen Verval KRS
"Atas permintaan para orang tua murid menginginkan masuk pagi maka KBM kelas IV ditempatkan di ruangan perpustakaan," ujar Suparman, pada Selasa, 4 Juni 2024.
Menurut dia, sekolah yang dipimpinnya memiliki 6 kelas, 1 kantor, dan 1 ruang perpustakaan. Setelah satu kelas rusak, kini ruang itu pun dikosongkan dan digunakan sebagai gudang.
Rusaknya ruang kelas itu, membuat warga tak berminat menyekolahkan anaknya ke SD Negeri Cikaratok. Pasalnya, terdapat beberapa sekolah swasta yang ada di wilayah sekitarnya.
"Jadi kita harus bersaing dengan sekolah swasta. Saat ini jumlah murid saat ini dari kelas 1 sampai kelas VI sebanyak 270 anak. Sedangkan kelulusan murid tahun ajaran 2023-2024 berjumlah 38 orang," katanya. (tim).











