- Dari Rumah Tidak Layak Huni Menuju Harapan Baru: BAZNAS Cianjur Hadir untuk Fikri
- Jumat Bersih, Wujud Nyata DTPHP Cianjur Jaga Lingkungan
- Delapan Calon Wakil Kepala SNT Cianjur Masuki Babak Wawancara
- Mengenali Sawah Tadah Hujan Agrabinta: DTPHP Cianjur Hadapi Halodo dengan Langkah Tepat
- Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi Komunikasi Publik melalui FGD di Bogor
- Santri Cianjur Tunjukkan Kepedulian: Dari Pesantren untuk Kemanusiaan
- Cianjur Kota Santri yang Kharismatik
- Wajah Baru SD Negeri Tugu Sari: Semangat Baru untuk Pendidikan Cianjur
- Sinergi untuk Cianjur Tangguh: BAZNAS Cianjur Beri 100 Paket Sembako untuk BALAKAR
- Jabatan Bukan Hak Istimewa: Cianjur Perkuat Integritas ASN Bersama KPK
HARSIARDA 2024, Herman Suryatman Dorong Lembaga Penyiaran Tingkatkan Literasi Warga Jabar

Keterangan Gambar : Istimewa
Pinusnews.id - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menjadi pembicara utama pada kegiatan rangkaian Hari Penyiaran Daerah (Harsiarda) Tahun 2024 di Auditorium Pascasarjana FIKOM Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Senin (3/6/2024).
Herman mengatakan, lembaga penyiaran berpengaruh besar dalam membentuk opini publik. Melalui lembaga penyiaran pula suatu informasi dapat disebarkan dengan cepat dan mencapai audiens yang luas.
Ia berharap lembaga penyiaran di Jabar dapat mendorong tercapainya kesejahteraan masyarakat.
Baca Lainnya :
- Tim TPK Kabupaten Cianjur Akhiri Capaian 100 Persen Verval KRS
- Kadis Perkim Cianjur: Penanganan Rutilahu Disesuaikan dengan Besaran Dana APBD
- Program 1000 KM Jalan Beton di Cianjur, Tahun 2023 Sudah Dibangun 778,06 KM
- Yusman Faisal: Program dokter Masuk Desa untuk Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat
- Luar Biasa! Lima Kali Berturut-turut Pemda Cianjur Raih WTP
Salah satu caranya, yakni dengan menyiarkan konten berkualitas sehingga dapat memberikan pengetahuan yang bermanfaat dan lebih jauh bisa membuat literasi masyarakat semakin baik.
"Misalnya literate dalam penanganan stunting, pengangguran, bagaimana mitigasi bencana, menurunkan kemiskinan. Ini masalah pengetahuan sehingga harus diikhtiarkan dengan meningkatkan literasi," ucap Herman Suryatman.
Lembaga penyiaran dapat pula bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk mendapatkan informasi yang berbasis saintifik atau dengan pemerintah agar membuat konten yang sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam meningkatkan literasi masyarakat.
"Kita susun desain kebijakan agar frekuensi kita sama. Ujung-ujungnya kesejahteraan masyarakat. (Lembaga penyiaran) satu suara dengan pemerintah dalam mencapai target pembangunan," kata Herman.
Lebih lanjut ia menambahkan, lembaga penyiaran harus bergerak secara konkret dan membuat konten siar yang lebih substantif.
Menurutnya, lembaga penyiaran merupakan suatu institusi yang strategis untuk mensosialisasikan berbagai pemahaman dan pengetahuan agar masyarakat bisa menolong kehidupannya sendiri sehingga bisa mandiri, berdikari, dan terbentuk masyarakat yang madani.
"Hari Peyiaran Daerah tentu bukan formalistik, tapi ini substantif, bagaimana KPID mendorong agar lembaga-lembaga penyiaran lebih optimal lagi berkiprah dalam rangka menyejahterakan masyarakat," ujar Herman.
"Kami dari pemerintah siap mendukung melalui Dinas Kominfo dan tentu teman- teman KPID yang di depan dalam memonitor, menyiapkan regulasi, bahu-membahu memastikan semua lembaga penyiaran bisa lebih berkinerja terutama fokus membantu berbagai agenda-agenda prioritas di Jawa Barat," ucapnya.
"Kami imbau juga ke depan agar konten penyiarannya lebih berkualitas untuk kesejahteraan masyarakat," pungkas Herman. (tim-dens).











