- Dari Rumah Tidak Layak Huni Menuju Harapan Baru: BAZNAS Cianjur Hadir untuk Fikri
- Jumat Bersih, Wujud Nyata DTPHP Cianjur Jaga Lingkungan
- Delapan Calon Wakil Kepala SNT Cianjur Masuki Babak Wawancara
- Mengenali Sawah Tadah Hujan Agrabinta: DTPHP Cianjur Hadapi Halodo dengan Langkah Tepat
- Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi Komunikasi Publik melalui FGD di Bogor
- Santri Cianjur Tunjukkan Kepedulian: Dari Pesantren untuk Kemanusiaan
- Cianjur Kota Santri yang Kharismatik
- Wajah Baru SD Negeri Tugu Sari: Semangat Baru untuk Pendidikan Cianjur
- Sinergi untuk Cianjur Tangguh: BAZNAS Cianjur Beri 100 Paket Sembako untuk BALAKAR
- Jabatan Bukan Hak Istimewa: Cianjur Perkuat Integritas ASN Bersama KPK
Emus Hilang Tak Tentu Rimbanya, Kini Masih Terus Dicari

Keterangan Gambar : Personil dari Polsek Kecamatan Cidaun dan warga masih terus mencari keberadaan Emus yang hilang.
Pinusnews.id - Personil Polsek Cidaun melakukan pencarian terhadap Emus (35) warga Kampung Pamoyanan RT 01/RW 03 Desa Kertajadi, Kecamatan Cidaun yang diduga hilang tak tentu rimbanya sejak sepekan lalu.
Kapolsek Cidaun Iptu Yudi Heryanadi mengatakan, Emus diduga hilang saat hendak pulang ke rumahnya dengan berjalan kaki dari tempat kerjanya di salah satu pengepokan atau penampungan kayu di Kampung Pasirsalam RT 03/RW 06 Desa Kertakadi pada Minggu, 26 Mei 2024.
"Saat itu Emus pulang menuju rumahnya di Kampung Puncakjaya yang berjarak 3 kilometer dari tempat kerjanya. Namun diduga Emus hilang di perjalanan dan hingga saat ini Emus belum kita temukan, " ujar Yudi pada Minggu, 2 Juni 2024.
Baca Lainnya :
- HARSIARDA 2024, Herman Suryatman Dorong Lembaga Penyiaran Tingkatkan Literasi Warga Jabar
- Tim TPK Kabupaten Cianjur Akhiri Capaian 100 Persen Verval KRS
- Kadis Perkim Cianjur: Penanganan Rutilahu Disesuaikan dengan Besaran Dana APBD
- Program 1000 KM Jalan Beton di Cianjur, Tahun 2023 Sudah Dibangun 778,06 KM
- Yusman Faisal: Program dokter Masuk Desa untuk Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat
Pihaknya yang di bantu pihak keluarga, aparat pemerintah desa, Koramil 0608-17 serta masyarakat setempat pun melakukan pencarian hingga ke hutan-hutan juga perkampungan yang ada sepanjang jalan antara tempat Emus bekerja dan rumahnya.
"Pecarian kita lakukan sejak 5 hari lalu atau mulai Selasa, 28 Mei 2024. Kita cari sampai ke dalam hutan yang ada di sepanjang jalur yang biasa dilewati oleh Emus. Tapi sampai siang ini kita belum temukan adanya tanda-tanda keberadaan Emus," ujarnya.
Kata Yudi, pihaknya menerima laporan hilangnya Emus dari aparat desa yang menyebutkan jika salah seorang warganya hilang, pekan lalu.
Saat ini lanjut Yudi, pihaknya bersama warga sekitar dan keluarganya masih terus melakukan pencarian, meskipun belum membuahkan hasil. (tim).











