- Disiplin Sekolah Cianjur: Visi Tegas Ipan Sopandi dalam Larangan Motor dan HP Siswa
- Sinergi Kampus dan Desa: KKN UIN Bandung Wujudkan Pembangunan Partisipatif di Cianjur
- Metty Triantika: Gentengisasi Peluang Emas Ekonomi Lokal di Tengah Peningkatan Kualitas Hidup
- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan
- Transformasi Digital Cianjur: Pelatihan AI ASN untuk Layanan Publik yang Lebih Baik bagi Masyarakat
- Wagub Erwan Lantik Anggota BPSK Jabar 2026-2031
- Respons Kilat Camat Mande Selamatkan Pengguna Jalan dari Bahaya Tanah Licin di Bobojong
Sekda Jabar Targetkan Pendataan Petani Calon Penerima Pompanisasi Rampung Minggu Depan

Keterangan Gambar : Sekda Jabar Herman Suryatman mengundang para Sekda, Dandim, dan Kapolres di 27 Kabupaten/Kota ke Gedung Sate, Bandung.
Pinusnews.id - Sekda Jabar Herman Suryatman menargetkan pendataan jumlah petani calon penerima dan calon lokasi (CPCL) untuk program pompanisasi rampung dalam sepekan.
Bila sudah selesai pendataan, Pemdaprov akan langsung menyerahkan kepada Kementerian Pertanian agar 5.000 pompa untuk mengairi 50.000 hektare sawah di Jabar bisa segera dieksekusi.
"Jadi tanggal 25 April 2024 kami targetkan pendataan CPCL selesai dan kita akan kirimkan ke Kementan sehingga Jabar bisa mengeksekusi program pompanisasi untuk 50.000 hektare atau 5.000 pompa," ujar Herman Suryatman di Gedung Sate, Jumat (19/4/2024) malam.
Baca Lainnya :
- Tim Syber Polres Cianjur Tangkap Hacker Pembuat Judi Online
- 350 Unit Pompanisasi Segera Akan Mengairi Sawah Tadah Hujan di Cianjur
- Dinkes Cianjur Gelar Pemberantasan Sarang Nyamuk
- Kota Bandung Dukung Pembangunan Jawa Barat
- Tumpukan Sampah Liar Menjamur, DLH Cianjur Akui Terkendala Tempat dan Armada
Untuk mempercepat target tersebut, di hari yang sama Herman mengundang para sekda, dandim dan kapolres di 27 kabupaten kota ke Gedung Sate agar program pompanisasi Jabar berhasil.
Herman mengungkapkan, saat ini pendataan CPCL yang sudah masuk dari kabupaten dan kota baru 13.000 hektare atau hanya untuk 1.300 pompa. Karena satu pompa bisa mengairi sawah seluas 10 hektare.
"Makanya minggu depan harus selesai pendataannya untuk 50.000 hektare, tapi harus akuntabel. Makanya Kejaksaan, Polri, dan TNI kita libatkan untuk menyukseskan program pompanisasi ini," tutur Herman.
Dalam program pompanisasi ini, awalnya Kementan hanya memberikan 2.500 pompa untuk 25.000 hektare sawah. Namun karena program tersebut berjalan sukses di Jabar Kementan akhirnya memberikan tambahan menjadi 5.000 pompa.
"Kementan sudah memberikan 2.500 pompa, kemudian karena di lapangan sudah bagus Kementan akan menambah lagi 2.500 pompa jadi totalnya 5.000 pompa untuk 50.000 hektare sawah tadah hujan," ujarnya.
Dengan adanya pompanisasi ini maka produktivitas pertanian Jabar diharapkan akan meningkat karena petani jadi bisa panen dua kali dalam setahun.
"Yang selama ini panennya cuma satu kali dalam setahun dengan pompanisasi jadi dua kali panen," ucap Herman. (dens).











