- Disiplin Sekolah Cianjur: Visi Tegas Ipan Sopandi dalam Larangan Motor dan HP Siswa
- Sinergi Kampus dan Desa: KKN UIN Bandung Wujudkan Pembangunan Partisipatif di Cianjur
- Metty Triantika: Gentengisasi Peluang Emas Ekonomi Lokal di Tengah Peningkatan Kualitas Hidup
- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan
- Transformasi Digital Cianjur: Pelatihan AI ASN untuk Layanan Publik yang Lebih Baik bagi Masyarakat
- Wagub Erwan Lantik Anggota BPSK Jabar 2026-2031
- Respons Kilat Camat Mande Selamatkan Pengguna Jalan dari Bahaya Tanah Licin di Bobojong
350 Unit Pompanisasi Segera Akan Mengairi Sawah Tadah Hujan di Cianjur

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Herman Suherman dan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Cianjur, Nurdiyati.
Pinusnews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur mengusulkan 350 unit pompanisasi untuk mengairi sekitar 3.000 hektare lahan sawah tadah hujan. Hal ini guna memaksimalkan produksi dan mengantisipasi terjadinya kekeringan dan potensi gagal panen akibat curah hujan yang diprediksi akan terus turun.
"Kami sudah mengusulkan sekitar 350 unit pompanisasi kepada provinsi, mudah-mudahan tidak terlalu lama dikirim ke Cianjur, dan akan kita operasionalkan untuk di 350 titik yang bisa mengairi sekitar 3.000 hektare," ujar Bupati Cianjur, Herman Suherman kepada wartawan, Jumat 19 April 2024.
Herman mengungkapkan, berdasarkan data dari dinas terkait terdapat sekitar 25 ribu hektare lahan sawah tadah hujan di Kabupaten Cianjur. Namun setelah di verifikasi ada kurang lebih 5.000 hektare yang bisa oleh pompanisasi.
Baca Lainnya :
- Dinkes Cianjur Gelar Pemberantasan Sarang Nyamuk
- Kota Bandung Dukung Pembangunan Jawa Barat
- Tumpukan Sampah Liar Menjamur, DLH Cianjur Akui Terkendala Tempat dan Armada
- Kadinkes Cianjur dr Yusman Faisal: Hipertensi Paling Banyak Dilayani Pos Kesehatan Mudik
- Bupati Cianjur Hadiri Rakor Ketahanan Pangan dan Produktivitas Pertanian di Jabar
"Setelah diteliti lagi, menjadi 3.000 hektare lahan sawah tadah hujan," imbuhnya.
Seperti diketahui, dalam Rapat Koordinasi Ketahanan Pangan dan Produktivitas Pertanian di Jawa Barat di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis 18 April 2024, disampaikan bahwa Kementerian Pertanian sudah mengalokasikan bantuan pompanisasi sebanyak 2.500 titik untuk akselerasi perluasan tanam sawah tadah hujan di Jabar. (dens).











