- DPRD Cianjur Gelar Rapat Paripurna: Jawaban Eksekutif atas Pandangan Umum Fraksi
- Hilman Saukani: BAZNAS dan Dekopinda Merajut Sinergi Zakat yang Menggerakkan Umat
- Ruhli Solehudin: Sekolah Rakyat Cianjur Masih Pending, Lahan 10 Hektare Jadi Kendala Utama
- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
Ratusan Ribu Kendaraan di Cianjur Tak Bayar Pajak, Samsat Bergerak Tempel Stiker Nunggak Pajak

Keterangan Gambar : Samsat Cianjur didampingi Satlantas Polres Cianjur sasar Parkiran perusahaan besar, cek kendaraan tak bayar pajak.
Pinusnews.id - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cianjur didampingi anggota Satlantas Polres Cianjur, jemput bola dengan mendatangi perusahaan-perusahaan besar yang ada di Cianjur, dan memasang stiker peringatan.
Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Samsat Cianjur, Dr Irvan Niko Firmansyah, mengatakan, penempelan stiker adalah bagian dari pada strategi optimalisasi pendapatan daerah.
"Kami coba untuk sosialisasikan dan edukasi terkait dengan pemberitahuan jatuh tempo pajak kendaraan dengan cara penempelan stiker kita beri tahu, kita tempel stiker jika kendaraan itu menunggak pajak," kata Irvan, belum lama berselang.
Baca Lainnya :
- Pemerintah Belum Membantu Korban Bencana Pergerakan Tanah di Cibanteng Sukaresmi
- Ketua PWI Cianjur Ahmad Fikri: Setiap Bulan Ramadhan Bagikan Santunan Kepada Yatim Piatu
- Ramadhan Festival Rayakan Sensasi Berbagi di Bulan Suci di UNPI
- Ramadhan Festival Rayakan Sensasi Berbagi di Bulan Suci di UNPI
- Satlantas Polres Cianjur, Pengemudi Diminta Hati-hati Saat di Jalur Puncak
Dia mengungkapkan, sasaran jemput bola selain dilakukan ke pabrik pabrik, juga ke titik keramaian lainnya seperti City Mall, pasar-pasar dan sekolah-sekolah juga menjadi sasaran.
"Kemudian di titik-titik PO bis, terminal kami sisir semua. Ini adalah upaya edukasi, sosialisasi dan juga penagihan secara tidak langsung. Ini kita lakukan setiap hari, teman-teman kita jadwalkan untuk bergerak di semua," ungkapnya.
Sementara itu, Irvan menyebut, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak di Samsat Cianjur dari lima komponen pajak diantaranya pajak kendaraan bermotor, pajak toko, dan lainnya jika akumulasikan uangnya kisaran Rp 639 miliar.
"Dan 70 persennya kembali ke Cianjur, dalam bentuk dana bagi hasil dan itu akan diterjemahkan lagi oleh Pemkab Cianjur, ke pembangunan pembangunan. Jadi kalau misalkan pendapatan meningkat, pembangunan meningkat, masyarakat akan sejahtera, itu tujuan utama kita," ucapnya.
Pada tahun sebelumnya lanjut Irvan, pendapatan dari pajak mencapai 102,05 persen. Sementara untuk di 2024 hingga periode bulan ini baru mencapai target mencapai 21 persen.
"Alhamdulillah, dengan upaya optimalisasi yang kami lakukan juga juga tingkat ketaatan masyarakat Cianjur meskipun belum optimal Alhamdulillah tercapai," katanya. (tim).











