- Zmart BAZNAS Cianjur: Mengukir Kemandirian Ekonomi Mustahik Melalui Warung Shara Yuliana
- Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama
- Presiden Prabowo Pastikan Indonesia Siap Hadapi Krisis Energi di Tengah Ketidakpastian Dunia
- Respons Disnakertrans Cianjur: WFH Fleksibel untuk Penghematan Energi di Perusahaan Swasta.
- Penguatan Edukasi Imunisasi: Kinerja Apik Dinas Kesehatan Cianjur demi Kesehatan Warga
- Pelepasan Penuh Makna: Dedikasi Yajid Ahmad dan Komitmen BKPSDM Cianjur untuk Aparatur Unggul
- Monolog Budaya dan Peran Pers dalam Menguatkan Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal di Cianjur
- Seleksi Calon Ketua BAZNAS Cianjur 2026-2031: Langkah Menuju Kepemimpinan Profesional
- Perumdam Tirta Mukti Cianjur: Pohon Tumbang Tak Ganggu Aliran Air Bersih untuk Pelanggan
- Kunjungan Takziah Sekda Cianjur dan Kabag Kesra: Simbol Empati Pemerintah di Tengah Musibah
Penguatan Edukasi Imunisasi: Kinerja Apik Dinas Kesehatan Cianjur demi Kesehatan Warga

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, I Made Setiawan.
Pinusnews.id - Dinas Kesehatan Cianjur, Jawa Barat, kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam melindungi kesehatan masyarakat melalui pendekatan preventif yang peka dan responsif. Belum lama ini, dalam amanat resminya, pihak Dinas Kesehatan Cianjur aktif mengedukasi warga tentang ancaman potensi wabah, menjadikannya sebagai prioritas utama. Langkah ini mencerminkan kinerja luar biasa dinas yang tidak hanya reaktif terhadap masalah kesehatan, tetapi juga proaktif mencegahnya sejak dini.
Kepala Dinas Kesehatan Cianjur, I Made Setiawan, menjadi figur sentral dalam upaya ini. Belum lama berselang, dalam amanatnya, beliau menyampaikan, "Pentingnya penguatan edukasi terkait potensi wabah kepada masyarakat, serta mengingatkan kembali pentingnya pemberian vaksin lengkap bagi anak-anak sebagai langkah perlindungan kesehatan sejak dini." Pernyataan ini menegaskan visi Dinas Kesehatan Cianjur yang berfokus pada kesadaran kolektif, menjadikan edukasi sebagai senjata utama melawan penyakit menular.
Kinerja Dinas Kesehatan Cianjur semakin terlihat dari sinergi lintas tingkat pemerintahan. I Made Setiawan menegaskan bahwa Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur terus berupaya memberikan informasi yang berimbang dan akurat kepada masyarakat. Ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk tanggung jawab moral untuk menjaga kepercayaan publik dan mencegah kesalahpahaman yang bisa memperburuk situasi kesehatan.
Baca Lainnya :
- Ini Kata Kades Sukasari, Polemik Video Viral Pengakuan KPM Dana BLT DD
- Asep Irwan : BPKAD Cianjur Harus Transparan Mengelola Keuangan Daerah
- Aji Prasetio Korban Tenggelam di Kali Cilaku Ditemukan Sudah Meninggal
- Rapat Forkopimda dan Evaluasi Penanganan Covid-19 di Cianjur
- 97 SD dan 54 SMP di Cianjur Dapat Bantuan 55 Miliar
Peka terhadap kesehatan warga menjadi ciri khas dinas ini, terutama dalam program imunisasi anak. Dengan menekankan vaksin lengkap, dinas berhasil membangun fondasi kesehatan generasi muda, mengurangi risiko wabah seperti campak atau polio. Data internal dinas menunjukkan peningkatan cakupan imunisasi yang signifikan berkat kampanye intensif, membuktikan efektivitas pendekatan mereka di tengah masyarakat pedesaan Cianjur yang rawan.
Upaya ini juga mencakup kolaborasi dengan tokoh masyarakat dan media lokal, memastikan pesan kesehatan menjangkau setiap pelosok. Dinas tidak hanya menyuarakan pentingnya imunisasi, tapi juga menyediakan layanan vaksinasi gratis dan mudah diakses. Hasilnya, tingkat kepatuhan masyarakat meningkat, menjadikan Cianjur sebagai contoh model pengelolaan kesehatan preventif di Jawa Barat.
Mari bersama dukung imunisasi anak melalui Dinas Kesehatan Cianjur yang telah terbukti peka. Pastikan anak kita mendapatkan vaksin lengkap agar tumbuh sehat, kuat, dan terlindungi. Kinerja gemilang dinas ini mengajak kita semua berpartisipasi aktif demi masa depan sehat bangsa. (dens).










