- Zmart BAZNAS Cianjur: Mengukir Kemandirian Ekonomi Mustahik Melalui Warung Shara Yuliana
- Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama
- Presiden Prabowo Pastikan Indonesia Siap Hadapi Krisis Energi di Tengah Ketidakpastian Dunia
- Respons Disnakertrans Cianjur: WFH Fleksibel untuk Penghematan Energi di Perusahaan Swasta.
- Penguatan Edukasi Imunisasi: Kinerja Apik Dinas Kesehatan Cianjur demi Kesehatan Warga
- Pelepasan Penuh Makna: Dedikasi Yajid Ahmad dan Komitmen BKPSDM Cianjur untuk Aparatur Unggul
- Monolog Budaya dan Peran Pers dalam Menguatkan Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal di Cianjur
- Seleksi Calon Ketua BAZNAS Cianjur 2026-2031: Langkah Menuju Kepemimpinan Profesional
- Perumdam Tirta Mukti Cianjur: Pohon Tumbang Tak Ganggu Aliran Air Bersih untuk Pelanggan
- Kunjungan Takziah Sekda Cianjur dan Kabag Kesra: Simbol Empati Pemerintah di Tengah Musibah
Kunjungan Takziah Sekda Cianjur dan Kabag Kesra: Simbol Empati Pemerintah di Tengah Musibah

Keterangan Gambar : Sekda Cianjur, Ahmad Rifia'i Azhari didampingi Kabag Kesra Cianjur, Selamet Riyadi, saat takziah ke rumah korban yang meninggal tertimpa pohon tumbang.
Pinusnews.id - Pada Sabtu, 4 April 2026, tragedi menyayat hati melanda Kampung Pasir Kalapa, RT 003 RW 006, Cibeber. Seorang warga bernama Nazmudin tewas tertimpa pohon tumbang di Cugenang, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar. Kejadian ini bukan hanya kehilangan nyawa, tapi pengingat akan risiko alam yang tak terduga, yang rawan bencana alam seperti angin kencang atau pohon tua yang rapuh.
Menyusul musibah itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur, Ahmad Rifai Azhari, didampingi Kabag Kesra Cianjur Selamet Riyadi, segera bertindak mewakili Pemerintah Kabupaten Cianjur. Kunjungan takziahnya ke rumah duka menjadi momen yang penuh makna, menunjukkan komitmen pemerintah untuk hadir di saat-saat sulit. Rombongan Sekda disambut hangat oleh keluarga almarhum dan warga, meski suasana dipenuhi haru dan air mata yang tak terbendung.
Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Rifai Azhari menyampaikan ucapan belasungkawa yang tulus atas nama pemerintah.
Baca Lainnya :
- Asep Irwan : BPKAD Cianjur Harus Transparan Mengelola Keuangan Daerah
- Aji Prasetio Korban Tenggelam di Kali Cilaku Ditemukan Sudah Meninggal
- Rapat Forkopimda dan Evaluasi Penanganan Covid-19 di Cianjur
- 97 SD dan 54 SMP di Cianjur Dapat Bantuan 55 Miliar
- Dinkes Cianjur Gelar Simulasi Vaksin Covid-19
"Kami sangat prihatin dengan musibah yang menimpa keluarga almarhum Nazmudin. Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik bagi beliau di sisi-Nya, dan ketabahan luar biasa bagi keluarga yang ditinggalkan," ujarnya dengan suara bergetar, yang dikutip dari sumber terdekat.
Empati mendalam yang tidak hanya formal, tapi menyentuh hati masyarakat. Takziah ini bukan sekadar ritual kenegaraan, melainkan wujud nyata kepekaan sosial pemerintah. Di tengah tuntutan pembangunan infrastruktur dan ekonomi, kehadiran seperti ini memperkuat ikatan antara pejabat dan rakyat. Warga Cianjur, yang sering menghadapi bencana alam, merasakan bahwa pemerintah bukan entitas jauh, tapi mitra dalam suka duka.
Lebih jauh, kunjungan Sekda menggarisbawahi pentingnya pencegahan serupa di masa depan. Pohon tumbang sering terjadi akibat kurangnya pemeliharaan vegetasi di musim hujan, dan pemerintah bisa mempercepat program penanaman ulang atau pemangkasan pohon rawan. Ini menjadi pelajaran berharga untuk kabupaten agraris seperti Cianjur, di mana alam dan manusia saling bergantung.
Aksi Ahmad Rifai Azhari ini mempertegas peran pemerintah sebagai pelindung sosial. Bukan hanya membangun jalan atau fasilitas, tapi juga membangun kepercayaan melalui empati. Kejadian di Cugenang ini, meski tragis, menjadi contoh bagaimana solidaritas bisa menyembuhkan luka duka bersama. (dens).











