- Kolaborasi Kemenag dan BAZNAS Cianjur, Menguatkan Usaha Masyarakat dari KUA
- Jamsostek Award 2026: Bukti Nyata Kinerja Disnakertrans Cianjur dalam Melindungi Nasib Buruh
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Integritas dan Komitmen Pelayanan Publik
- Pelantikan dan Pelatihan PMR Cianjur di Cibodas Jadi Momentum Kepemudaan
- Disdikpora Cianjur Tegaskan Profesionalisme ASN Lewat Penegakan Aturan
- Pemprov Jabar Selenggarakan Bursa Kerja Secara Live, Bisa Dipantau di Tiktok KDM
- Diskominfo Cianjur Perkuat Layanan Pengaduan agar Cepat dan Responsif
- Infak Kemanusiaan TK Thamrin Putradjaya dan BAZNAS Cianjur untuk Saudara di NTT
- DPMPTSP Cianjur Gerakkan Investasi di Tengah Tantangan Lahan
- Inilah Sikap Politik Ketua PSI Cianjur Terhadap Persoalan UHC di Kabupaten Cianjur
Seleksi Calon Ketua BAZNAS Cianjur 2026-2031: Langkah Menuju Kepemimpinan Profesional

Keterangan Gambar : Sekretaris Tim Seleksi calon ketua BAZNAS Kabupaten Cianjur, Selamet Riyadi.
Pinusnews.id - Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui tim seleksi bersiap membuka pendaftaran calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur untuk periode 2026-2031. Langkah ini menjadi sorotan penting di tengah dinamika pengelolaan zakat yang semakin strategis bagi kesejahteraan masyarakat. Dengan masa jabatan pimpinan saat ini berakhir pada 24 November 2026, proses penjaringan dirancang untuk memastikan kepemimpinan baru yang kompeten dan akuntabel.
Sekretaris Tim Seleksi, Selamet Riyadi, yang juga menjabat sebagai Kabag Kesra Kabupaten Cianjur, mengungkapkan bahwa pendaftaran akan dimulai pada Senin, 13 April 2026, dan berlangsung selama 15 hari. "Berdasarkan arahan tim seleksi, pendaftaran calon pimpinan akan dimulai 13 April selama 15 hari ke depan, jika tidak ada perubahan," ujarnya kepada awak media di Cianjur pada 6 Maret 2026. Pengumuman ini menandakan komitmen pemerintah daerah Cianjur untuk menjaga kelancaran transisi kepemimpinan.
Proses pendaftaran dirancang fleksibel melalui dua mekanisme: daring (online) dan luring (offline). Sistem online sedang dirancang oleh Diskominfo Kabupaten Cianjur, sementara pendaftaran offline dapat dilakukan dengan menyerahkan berkas langsung ke sekretariat tim seleksi di Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Cianjur. Pendekatan ganda ini bertujuan memudahkan calon dari berbagai kalangan, termasuk yang berada di pelosok.
Baca Lainnya :
- Asep Irwan : BPKAD Cianjur Harus Transparan Mengelola Keuangan Daerah
- Aji Prasetio Korban Tenggelam di Kali Cilaku Ditemukan Sudah Meninggal
- Rapat Forkopimda dan Evaluasi Penanganan Covid-19 di Cianjur
- 97 SD dan 54 SMP di Cianjur Dapat Bantuan 55 Miliar
- Dinkes Cianjur Gelar Simulasi Vaksin Covid-19
Selamet Riyadi menekankan bahwa "seleksi ini betul-betul transparan, akuntabel, dan profesional," dengan mengacu pada Peraturan Menteri Agama Nomor 10 Tahun 2025. Tim seleksi terdiri dari tiga unsur seimbang: perwakilan Pemerintah Daerah, Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, serta unsur profesional atau tokoh masyarakat—masing-masing diwakili tiga orang. Komposisi ini menjamin independensi dan keberagaman perspektif dalam penilaian.
Tahapan seleksi dimulai dari verifikasi administrasi ketat untuk menyaring peserta yang memenuhi syarat. Hanya yang lolos administrasi yang melanjutkan ke seleksi kompetensi, mencakup tes kemampuan dasar, pembuatan makalah, dan wawancara mendalam. "Seleksi kompetensi meliputi tes kemampuan dasar, pembuatan makalah, serta wawancara," tambah Selamet Riyadi, menyoroti pendekatan holistik untuk mengukur kualifikasi calon.
Setelah semua tahapan, tim seleksi menetapkan 10 besar calon pimpinan untuk dilaporkan kepada Bupati Cianjur. Hasil ini kemudian diteruskan ke Kementerian Agama RI dan BAZNAS pusat guna verifikasi lanjutan. Target penyelesaian seluruh rangkaian adalah sebelum 24 September 2026, memastikan transisi mulus menjelang akhir masa jabatan.
Informasi persyaratan teknis pendaftaran masih difinalisasi dan akan diumumkan segera melalui situs resmi Pemerintah Kabupaten Cianjur. "Insya Allah, detail persyaratan akan segera diumumkan melalui website resmi Pemkab Cianjur," jelas Selamet Riyadi. Pengumuman digital ini memperkuat aspek transparansi yang menjadi pondasi utama proses.
Di lapangan, beberapa nama potensial sudah muncul sebagai calon peserta, termasuk H. Tata (Ketua BAZNAS Cianjur saat ini), KH. Deni Saepul Rahman, Toha, tiga pengurus BAZNAS Cianjur, serta beberapa mantan pejabat di Cianjur. Kehadiran tokoh-tokoh berpengalaman ini menjanjikan persaingan ketat, sekaligus peluang bagi wajah baru untuk berkontribusi di BAZNAS Cianjur.
Seleksi ini bukan hanya formalitas administratif, melainkan upaya strategis membangun BAZNAS Cianjur yang lebih efektif dalam mengelola zakat untuk pemberdayaan masyarakat. Dengan transparansi dan profesionalisme sebagai inti, proses ini diharapkan melahirkan pimpinan yang mampu mengoptimalkan potensi zakat di tengah tantangan ekonomi daerah. (dens).











