- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
Zmart BAZNAS Cianjur: Mengukir Kemandirian Ekonomi Mustahik Melalui Warung Shara Yuliana

Keterangan Gambar : Program BAZNAS Cianjur telah mengubah Shara Yuliana, seorang mustahik binaan yang berhasil mengelola Warung Saudagar, di Cugenang.
Pinusnews.id - Di tengah tantangan ekonomi yang sering kali menekan keluarga mustahik di pedesaan, program Zmart dari BAZNAS Cianjur muncul sebagai solusi inovatif yang langsung menyentuh akar masalah. Misalnya, seperti di Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, inisiatif program Zmart BAZNAS Cianjur telah mengubah nasib Shara Yuliana, seorang mustahik binaan yang kini mengelola Warung Saudagar dengan penuh ketekunan.
BAZNAS Cianjur, melalui Zmart, tidak hanya menyediakan modal awal, tapi juga pelatihan dan pendampingan yang menjadikan usaha kecil ini sebagai benteng ketahanan ekonomi keluarga.
Shara Yuliana menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menjaga operasional warungnya. Meski terbatas oleh tanggung jawab rumah tangga, ia secara cerdas menyesuaikan jam buka hingga malam hari, memanfaatkan waktu ketika masyarakat sekitar membutuhkan kebutuhan pokok. Strategi ini memastikan perputaran usaha tetap lancar, dari penjualan sembako hingga barang harian, sehingga pendapatan stabil dan kebutuhan keluarga terpenuhi tanpa bergantung sepenuhnya pada bantuan eksternal.
Baca Lainnya :
- Ini Kata Kades Sukasari, Polemik Video Viral Pengakuan KPM Dana BLT DD
- Asep Irwan : BPKAD Cianjur Harus Transparan Mengelola Keuangan Daerah
- Aji Prasetio Korban Tenggelam di Kali Cilaku Ditemukan Sudah Meninggal
- Rapat Forkopimda dan Evaluasi Penanganan Covid-19 di Cianjur
- 97 SD dan 54 SMP di Cianjur Dapat Bantuan 55 Miliar
Keberhasilan Shara ini bukan kebetulan, melainkan hasil dari desain program Zmart BAZNAS Cianjur yang berfokus pada pemberdayaan berkelanjutan. BAZNAS Cianjur telah melatih para mustahik seperti Shara dalam manajemen usaha, pengelolaan stok, dan adaptasi pasar lokal. Program ini mencakup pendanaan zakat produktif yang tepat sasaran, memungkinkan mustahik membuka usaha mikro seperti warung ini, yang pada akhirnya memperkuat rantai pasok ekonomi desa.
Dampak Zmart meluas ke masyarakat sekitar Cugenang. Warung Saudagar Shara tidak hanya memenuhi kebutuhan warga, tapi juga menciptakan lapangan kerja kecil bagi tetangga dan meningkatkan akses barang murah di tengah inflasi. BAZNAS Cianjur berhasil menjadikan Zmart sebagai model replikasi, di mana satu usaha sukses menginspirasi yang lain, sehingga membangun ekosistem ekonomi umat yang tangguh dan inklusif.
Program ini juga menonjolkan komitmen BAZNAS Cianjur dalam mengukur keberhasilan secara nyata. Melalui monitoring rutin dan evaluasi, mereka memastikan setiap mustahik seperti Shara mencapai kemandirian finansial dalam waktu singkat. Data internal BAZNAS menunjukkan peningkatan pendapatan mustahik binaan Zmart, ini bukti bahwa zakat dikelola secara profesional untuk dampak maksimal.
Shara Yuliana menjadi simbol kinerja gemilang BAZNAS Cianjur dalam program Zmart. Keinginan ini membuktikan bahwa zakat bukan sekadar bantuan sementara, melainkan investasi jangka panjang untuk kesejahteraan umat. Dengan konsistensi seperti ini, BAZNAS Cianjur terus mengukir sejarah pemberdayaan ekonomi lokal, mengajak lebih banyak mustahik menapaki jalan kemandirian. (dens).











