- Kolaborasi Kemenag dan BAZNAS Cianjur, Menguatkan Usaha Masyarakat dari KUA
- Jamsostek Award 2026: Bukti Nyata Kinerja Disnakertrans Cianjur dalam Melindungi Nasib Buruh
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Integritas dan Komitmen Pelayanan Publik
- Pelantikan dan Pelatihan PMR Cianjur di Cibodas Jadi Momentum Kepemudaan
- Disdikpora Cianjur Tegaskan Profesionalisme ASN Lewat Penegakan Aturan
- Pemprov Jabar Selenggarakan Bursa Kerja Secara Live, Bisa Dipantau di Tiktok KDM
- Diskominfo Cianjur Perkuat Layanan Pengaduan agar Cepat dan Responsif
- Infak Kemanusiaan TK Thamrin Putradjaya dan BAZNAS Cianjur untuk Saudara di NTT
- DPMPTSP Cianjur Gerakkan Investasi di Tengah Tantangan Lahan
- Inilah Sikap Politik Ketua PSI Cianjur Terhadap Persoalan UHC di Kabupaten Cianjur
Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian dalam Upacara Hari Jadi Cianjur ke-349 di Lapang Cibalagung, Mande, Cianjur, Minggu, 12 Juli 2026.
Pinusnews.id - Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian, didampingi Wakil Bupati Ramzi dan Forkopimda, memimpin Upacara Hari Jadi Cianjur (HJC) ke-349 yang digelar di Lapangan Cibalagung, Kecamatan Mande, Minggu (12/7/2026). Suasana khidmat terlihat sejak pagi ketika ratusan warga, perangkat daerah, dan unsur komunitas berkumpul untuk memperingati momen penting dalam sejarah daerah.
Perayaan Hari Jadi Cianjur ke-349 tahun ini terasa berbeda karena menekankan pada pelestarian budaya lokal dan sinergi antar-pemangku kepentingan, sambil tetap menaruh perhatian pada agenda pembangunan yang berpihak pada rakyat.
Dalam amanatnya sebagai Pembina Upacara, Bupati Wahyu memilih menggunakan bahasa Sunda untuk menyampaikan pesan utama acara. Langkah tersebut bukan sekadar simbolik, melainkan upaya nyata untuk menghidupkan kembali bahasa dan tradisi daerah sebagai bagian dari identitas Cianjur.
Baca Lainnya :
- Plt. Bupati Cianjur : Camat Harus Sediakan Tempat Isolasi Mandiri
- Fakta Baru, Dewan Temukan Orang Kaya di Cianjur Dapat BPNT
- Hebat, Cianjur Punya Dana 15 Miliar untuk Jaminan Persalinan
- Oknum Wartawan Resahkan Pondok Pesantren di Cianjur
- Kasus Positif Covid-19 di Cianjur Meningkat, Rakyat Ngantri Swab Test
"Saya sengaja berbahasa Sunda hari ini agar generasi muda tetap mengingat akar budaya kita," ujar Bupati Wahyu. Pilihan bahasa itu mendapat respons hangat dari hadirin dan menegaskan bahwa pelestarian kearifan lokal menjadi bagian dari strategi pembangunan budaya di kabupaten ini.
Tema peringatan tahun ini, "Rahayat Raksa Raharja", diangkat sebagai penegasan bahwa pemerintahan menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas.
Bupati Wahyu menekankan bahwa perayaan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen seluruh komponen masyarakat dalam menuntaskan agenda pembangunan berkelanjutan.
"Hari jadi ini harus menjadi pengingat bahwa setiap kebijakan harus membawa manfaat nyata bagi kehidupan warga," kata Bupati, menyoroti perlunya program yang langsung menyentuh peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Selain pesan kesejahteraan, Bupati juga mengajak semua pihak mulai dari pemerintah, pelaku usaha, tokoh masyarakat hingga pemuda, untuk menggalang sinergi dan memupuk kembali semangat gotong royong.
Menurut Bupati Wahyu, persatuan dan kerja bersama adalah modal paling penting menghadapi tantangan pembangunan, termasuk pemulihan ekonomi pasca-pandemi dan upaya peningkatan layanan publik. Ajakan itu mendapat tepuk tangan dan dukungan, menunjukkan kesadaran kolektif akan pentingnya peran serta masyarakat dalam proses pembangunan daerah.
Menutup amanatnya, Bupati Wahyu berharap peringatan Hari Jadi Cianjur ke-349 menjadi pemantik inovasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia menegaskan visi Cianjur ke depan yaitu maju, religius, berbudaya, berdaya saing, dan semakin sejahtera.
"Mari kita jadikan momentum ini untuk bekerja lebih keras, berinovasi, dan memastikan setiap warga merasakan hasil pembangunan," tutupnya.
Semangat tersebut diharapkan menular ke semua lapisan masyarakat sehingga Cianjur terus bergerak menuju kemajuan yang inklusif dan berkelanjutan. (dens).











