- DPRD Cianjur Gelar Rapat Paripurna: Jawaban Eksekutif atas Pandangan Umum Fraksi
- Hilman Saukani: BAZNAS dan Dekopinda Merajut Sinergi Zakat yang Menggerakkan Umat
- Ruhli Solehudin: Sekolah Rakyat Cianjur Masih Pending, Lahan 10 Hektare Jadi Kendala Utama
- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

Keterangan Gambar : Kegiatan Sosialisasi BOSP yang digelar Disdikpora Cianjur, yang ditangani Bidang Sekolah Dasar.
Pinusnews.id - Kamis, 9 Juli 2026, suasana serius namun penuh harap mewarnai kegiatan sosialisasi yang digelar Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur. Lewat Bidang Sekolah Dasar, seksi yang menangani peserta didik dan pembangunan karakter mengumpulkan 124 sekolah dasar penerima Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Kinerja. Hadir dalam kegiatan itu kepala sekolah, bendahara, dan koordinator pendidikan—mereka adalah garda terdepan yang akan membawa bantuan ini ke ruang kelas.
Tujuan sosialisasi sederhana namun krusial yakni menyamakan pemahaman soal tata kelola, perencanaan, pemanfaatan, serta pertanggungjawaban dana BOSP. Dalam praktiknya, hal-hal administratif seperti perencanaan anggaran hingga pelaporan akhir sering menjadi kendala yang menghambat manfaat nyata bagi siswa. Dengan acara ini, penyelenggara berharap setiap pihak memahami peran dan prosedur sehingga dana benar-benar digunakan sesuai kebutuhan pendidikan.
Lebih dari sekadar soal angka di laporan, fokusnya adalah pada mutu layanan pendidikan. BOSP Kinerja dirancang sebagai stimulus agar sekolah melakukan perbaikan yang terukur misalnya pembelian bahan ajar, pelatihan guru, atau perbaikan sarana belajar. Bila pengelolaan berjalan akuntabel dan tepat sasaran, dampaknya dirasakan langsung oleh peserta didik lewat proses belajar yang lebih efektif dan lingkungan belajar yang lebih kondusif.
Baca Lainnya :
- Plt. Bupati Cianjur : Camat Harus Sediakan Tempat Isolasi Mandiri
- Hujan Es Diiringi Angin Kencang Hantam Rumah Penduduk
- Orang Misterius Bacok Deri Sampai Tangannya PutusÂ
- 60 Pasien ODGJ Yayasan Rumah Pulih Jiwa Telah Sembuh, Tapi Pemda Cianjur Tutup Mata
- Pesantren Roboh, Belasan Santri Tertimpa Bangunan
Keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi antar-pemangku kepentingan di tingkat sekolah. Kepala sekolah sebagai pemimpin, bendahara yang mengelola administrasi, dan koordinator pendidikan yang memantau pelaksanaan harus berkolaborasi. Sosialisasi menjadi momen penting untuk menyamakan langkah, berbagi praktik baik, dan menjawab pertanyaan teknis agar tidak ada kebingungan ketika program dijalankan di lapangan.
Selain itu, tentunya harapan besar digantungkan pada setiap satuan pendidikan penerima BOSP Kinerja: mengoptimalkan dana untuk menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas bagi anak-anak Cianjur. Jika pengelolaan dana lebih transparan dan terencana, bukan tidak mungkin capaian pembelajaran dan kesejahteraan siswa meningkat yang merupakan sebuah investasi jangka panjang bagi masa depan daerah ini.
"Program BOSP Kinerja bukan sekadar bantuan finansial, ini adalah kesempatan untuk memperbaiki layanan pendidikan secara nyata. Kami mengharapkan setiap sekolah memanfaatkan dana ini secara efektif, transparan, dan bertanggung jawab agar manfaatnya langsung dirasakan oleh peserta didik di Kabupaten Cianjur," tutur Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, saat diminta keterangannya terkait BOSP Kinerja. (dens).











