Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak

05 Sep 2026, 12:02:11 WIB Pendidikan
Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak

Keterangan Gambar : Kunjungan Bupati Cianjur, Muhammad Wahyu Ferdian, ke SDN Banyuasih yang terdapat di Desa Sukajadi, Kecamatan Naringgul, Cianjur.


Pinusnews.id - Di pelosok Kampung Sukajadi, Desa Sukamulya, Kecamatan Naringgul, Cianjur, terdapat sebuah sekolah dasar yang sering disebut “kelas jauh”: SDN Banyuasih. Di sana, 42 murid belajar dalam keterbatasan fasilitas, namun dengan semangat yang tak kalah dari anak-anak di kota.

Kunjungan Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, pada Rabu (2/9/2026) menjadi momen penting yang menandai perhatian serius pemerintah daerah terhadap pendidikan di wilayah terpencil.

Bupati datang tidak sendiri. Ia didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Cianjur, dr. Najmah Nur Islami, serta sejumlah pejabat dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Cianjur. 

Baca Lainnya :

Dalam kunjungan itu, mereka menyerahkan bantuan meubelair berupa meja, kursi, dan tas sekolah bagi para siswa. Langkah ini merupakan bagian dari upaya nyata memastikan kebutuhan dasar pendidikan di daerah terpinggirkan mulai terpenuhi. Dalam pernyataannya, Bupati menegaskan bahwa prioritas saat ini adalah memperbaiki dan memaksimalkan fasilitas yang sudah ada.

“Untuk saat ini kita memperbaiki dan memaksimalkan fasilitas yang ada. Namun ke depan, apabila sudah memenuhi persyaratan, bukan hanya ruang kelas yang akan diperbaiki, tetapi bangunan sekolahnya juga akan dibangun secara definitif,” ujarnya, sekaligus membawa harapan besar bagi warga bahwa “kelas jauh” suatu hari nanti bisa berubah menjadi sekolah tetap dengan gedung yang layak.

Lebih dari itu, Bupati menekankan bahwa pemenuhan fasilitas pendidikan adalah bagian dari komitmen pemerintah dalam melayani dan memenuhi hak masyarakat atas pendidikan yang layak. 

“Kami Pemerintah Kabupaten Cianjur berkomitmen dalam membangun serta memenuhi hak-hak dari setiap harapan masyarakat. Ikhtiar ini tentunya tidak luput dari semangat gotong royong kita bersama,” imbuhnya.

Ungkapan Bupati Wahyu tersebut menempatkan pendidikan bukan hanya sebagai urusan dinas terkait, tetapi sebagai tanggung jawab bersama antara pemerintah dan warga.

Harapan besar pun digantungkan pada perbaikan fasilitas ini. Bupati berharap kondisi yang lebih baik dapat memberikan kenyamanan bagi siswa dan guru, sehingga proses belajar mengajar bisa berjalan lebih optimal.

Bagi anak-anak di SDN Banyuasih, meja dan kursi yang lebih layak bukan sekadar perabot, melainkan simbol bahwa mereka tidak dilupakan. Bagi para guru, fasilitas yang memadai adalah dukungan nyata agar mereka bisa mengajar dengan lebih fokus dan tenang.

Kunjungan Bupati Cianjur ke SDN Banyuasih (Kelas Jauh) mengingatkan untuk semua pihak bahwa pendidikan berkualitas harus menjangkau hingga ke ujung kampung. Janji untuk membangun gedung sekolah secara definitif di masa depan adalah komitmen yang perlu diikuti dengan langkah konkret dan berkelanjutan.

Pada dasarnya yang paling dinantikan bukan hanya gedung baru, melainkan masa depan yang lebih cerah bagi 42 murid yang hari ini belajar dengan seadanya, namun bermimpi setinggi anak-anak di mana pun. (dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Cuaca Cianjur

Memuat data...


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.