- Dari Rumah Tidak Layak Huni Menuju Harapan Baru: BAZNAS Cianjur Hadir untuk Fikri
- Jumat Bersih, Wujud Nyata DTPHP Cianjur Jaga Lingkungan
- Delapan Calon Wakil Kepala SNT Cianjur Masuki Babak Wawancara
- Mengenali Sawah Tadah Hujan Agrabinta: DTPHP Cianjur Hadapi Halodo dengan Langkah Tepat
- Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi Komunikasi Publik melalui FGD di Bogor
- Santri Cianjur Tunjukkan Kepedulian: Dari Pesantren untuk Kemanusiaan
- Cianjur Kota Santri yang Kharismatik
- Wajah Baru SD Negeri Tugu Sari: Semangat Baru untuk Pendidikan Cianjur
- Sinergi untuk Cianjur Tangguh: BAZNAS Cianjur Beri 100 Paket Sembako untuk BALAKAR
- Jabatan Bukan Hak Istimewa: Cianjur Perkuat Integritas ASN Bersama KPK
3.500 Beasiswa untuk Masa Depan: Janji Nyata Disdikpora Cianjur demi Pendidikan yang Merata

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Ruhli Solehudin.
Pinusnews.id - Pendidikan adalah hak setiap anak, dan Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) kini membuktikannya dengan langkah konkret.
Di bawah kepemimpinan Kepala Disdikpora Cianjur Ruhli Solehudin, program beasiswa tahun ini menjangkau 3.500 peserta didik dari jenjang PAUD, SD, SMP, hingga pendidikan kesetaraan adalah sebuah lonjakan signifikan dari tahun sebelumnya yang hanya menyasar 2.000 anak.
Program ini dirancang dengan dua sumber pendanaan utama yakni 2.000 beasiswa berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Cianjur, sementara 1.500 lainnya merupakan hasil gotong royong para kepala sekolah yang berperan sebagai “Orang Tua Asuh” bagi peserta didik.
Baca Lainnya :
- Aneh, Soal BPNT Warga Dapat Ayam Hidup Bukan Daging Ayam
- Pekerja Pembangunan Gedung Setda Cianjur Bagai "Superman"
- Cekcok Soal Batas Tanah, Asep Babak-Belur Dihajar TetangganyaÂ
- Odang Rohmat, Pengusaha Gula Semut Naringgul, Rekrut 8 Pekerja Akibat Terdampak Covid-19Â
- Dua Orang Cianjur Terseret Ombak Pantai Jayanti, Satu Selamat, Satu Orang Lagi Belum Ditemukan
Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp450.000 per bulan, yang diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga dan memastikan anak tetap bersekolah tanpa terganggu oleh keterbatasan finansial.
Ruhli Solehudin menegaskan bahwa program ini bukan sekadar bantuan, melainkan bagian dari strategi besar untuk menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) dan mencegah putus sekolah.
“Tahun lalu penerima beasiswa sebanyak 2.000 peserta didik dan tahun ini meningkat menjadi 3.500 peserta didik. Kami berharap anak di Kabupaten Cianjur dapat menjalani pendidikan tanpa terkendala faktor ekonomi,” ujarnya di Cianjur, belum lama berselang.
Ia juga menjelaskan bahwa seleksi penerima dilakukan secara ketat berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial, serta memastikan tidak ada tumpang tindih dengan bantuan sejenis dari pemerintah pusat atau provinsi.
Kinerja Disdikpora Cianjur di bawah Ruhli Solehudin memang patut diapresiasi. Selain program beasiswa, dinas ini juga berhasil menurunkan angka ATS hingga 30 persen pada 2026, membangun dan merehabilitasi 485 ruang kelas, serta menargetkan perbaikan 20 persen sekolah rusak pada tahun ini.
Semua capaian ini menunjukkan bahwa Disdikpora Cianjur tidak hanya bekerja berdasarkan program, tetapi juga berorientasi pada hasil nyata yang berdampak langsung pada kualitas pendidikan di daerah.
Program 3.500 beasiswa ini adalah bukti bahwa ketika pemerintah daerah bergerak dengan visi yang jelas dan eksekusi yang tepat, pendidikan yang merata bukan lagi sekadar cita-cita.
Seperti kata Ruhli, “Bersama, kita wujudkan Cianjur yang lebih maju melalui generasi yang berpendidikan, berdaya saing, dan berakhlak.”
Langkah ini menjadi fondasi kuat bagi terwujudnya Cianjur yang lebih baik, di mana setiap anak mendapat kesempatan yang sama untuk meraih masa depan. (dens).











