- DPRD Cianjur Gelar Rapat Paripurna: Jawaban Eksekutif atas Pandangan Umum Fraksi
- Hilman Saukani: BAZNAS dan Dekopinda Merajut Sinergi Zakat yang Menggerakkan Umat
- Ruhli Solehudin: Sekolah Rakyat Cianjur Masih Pending, Lahan 10 Hektare Jadi Kendala Utama
- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
Hilman Saukani: BAZNAS dan Dekopinda Merajut Sinergi Zakat yang Menggerakkan Umat

Keterangan Gambar : Foto istimewa.
Pinusnews.id - Puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Amphitheater Alun-Alun Cianjur, Minggu (30/8/2026), bukan sekadar acara seremonial. Di tengah kemeriahan jalan santai yang diikuti 490 peserta dari 49 koperasi, ada momen strategis yang menandai babak baru kolaborasi: penyerahan Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kepada Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Cianjur oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Cianjur.
Kinerja seperti ini sekaligus menegaskan bahwa koperasi tidak hanya bergerak di ranah ekonomi, tetapi juga menjadi mitra nyata dalam gerakan sosial-keagamaan yang dikelola secara profesional.
Penyerahan SK UPZ dilakukan langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Cianjur, H. Hilman Saukani, M.Pd, kepada Ketua UPZ Dekopinda Cianjur. Ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan penegasan bahwa Dekopinda kini menjadi perpanjangan tangan resmi BAZNAS dalam menghimpun zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan koperasi.
Baca Lainnya :
- Melihat Pesantren Al-Kautsar Cianjur Cetak Generasi Unggul, Ini Program Kurikulum Jitunya
- Dua Dermawan Dubai Beri Bantuan Sumur Bor ke Masjid di Cianjur
- Seorang Hamba Allah dari Cikalongkulon, Telah menyumbang Ratusan Sumur Bor untuk Masjid
- Bela Nabi Muhammad SAW, Umat Islam Cianjur Unras Presiden Perancis Harus Minta Maaf
- Siswa Bisa Sekolah ke Luar Negeri, Ini Program Kautsar Institute Cianjur
“UPZ merupakan perpanjangan tangan BAZNAS dalam menghimpun zakat, infak, dan sedekah,” ujar Hilman. Dengan SK ini, potensi ZIS dari ratusan anggota koperasi di Cianjur kini memiliki saluran yang tertib, amanah, dan sesuai regulasi.
Upaya ini sejalan dengan rekam jejak BAZNAS Cianjur yang konsisten menunjukkan kinerja prima. Pada 2025, total penghimpunan ZIS mencapai Rp32,6 miliar, dengan kenaikan 5,3 persen secara bruto.
Tahun 2026, target dinaikkan hampir 15 persen menjadi sekitar Rp22 miliar untuk non-zakat fitrah saja. Tak hanya soal angka, BAZNAS Cianjur juga kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan 2025, menandakan pengelolaan dana yang transparan dan akuntabel.
Sinergi dengan Dekopinda tidak berhenti di penghimpunan. BAZNAS Cianjur dikenal aktif menyalurkan dana ZIS ke program pemberdayaan yang berdampak nyata. Pada Juli 2026, misalnya, 126 UMKM menerima modal usaha dari BAZNAS Cianjur, dengan besaran bervariasi mulai Rp1 juta hingga Rp2 juta.
Di bidang pendidikan, 2.200 tas sekolah disalurkan untuk mencegah anak putus sekolah. Di sektor kesehatan dan sosial, bantuan kursi roda untuk warga lumpuh dan buta juga menjadi bukti kepedulian yang terstruktur.
Gerakan zakat di Cianjur semakin kuat karena didukung keteladanan dari pimpinan daerah. Bupati Cianjur, dr. Mohammad Wahyu Ferdian, bersama Wakil Bupati dan jajaran Forkopimda, secara simbolis menunaikan zakat melalui BAZNAS Cianjur pada momentum Nuzulul Qur’an Maret 2026.
Bahkan, Bupati menerbitkan surat edaran yang mendorong optimalisasi zakat melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi. Dukungan politik dan moral ini memperkuat legitimasi BAZNAS di mata masyarakat dan sektor swasta.
Strategi UPZ bukan hal baru bagi BAZNAS Cianjur. Menjelang Ramadhan 2026, lembaga ini telah membina seluruh UPZ kecamatan untuk memastikan target tahunan tercapai. Pada Ramadhan 1447 H, UPZ Kecamatan Cianjur bahkan mencatat peningkatan signifikan dan mempererat sinergi dengan DKM desa/kelurahan. Dengan menambah UPZ Dekopinda, BAZNAS memperluas jangkauan ke basis massa koperasi yang selama ini potensial namun belum tergarap optimal.
Kinerja BAZNAS Cianjur tidak hanya impresif di tingkat Jawa Barat, tetapi juga nasional. Pada 2024, Kabupaten Cianjur menempati peringkat kedua nasional dalam penghimpunan zakat dengan total Rp29,04 miliar. Capaian ini mencerminkan kekuatan ekonomi umat yang terkelola dengan baik. Dengan sinergi baru bersama Dekopinda, posisi Cianjur sebagai salah satu lokomotif gerakan zakat nasional semakin kokoh.
Keberadaan UPZ Dekopinda diharapkan menjadi katalisator bagi gerakan zakat yang lebih inklusif dan berdampak luas. “Kami berharap UPZ Dekopinda dapat menjadi bagian dari gerakan bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat dan berinfak melalui lembaga yang resmi,” tegas Hilman.
Lebih dari itu, kolaborasi ini diharapkan berkembang ke program sosial dan pemberdayaan yang menyentuh langsung kehidupan anggota koperasi dan masyarakat Cianjur. Dari alun-alun Cianjur, sinergi zakat dan koperasi mulai merajut kisah kemandirian umat yang nyata. (dens).










