- Kolaborasi Kemenag dan BAZNAS Cianjur, Menguatkan Usaha Masyarakat dari KUA
- Jamsostek Award 2026: Bukti Nyata Kinerja Disnakertrans Cianjur dalam Melindungi Nasib Buruh
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Integritas dan Komitmen Pelayanan Publik
- Pelantikan dan Pelatihan PMR Cianjur di Cibodas Jadi Momentum Kepemudaan
- Disdikpora Cianjur Tegaskan Profesionalisme ASN Lewat Penegakan Aturan
- Pemprov Jabar Selenggarakan Bursa Kerja Secara Live, Bisa Dipantau di Tiktok KDM
- Diskominfo Cianjur Perkuat Layanan Pengaduan agar Cepat dan Responsif
- Infak Kemanusiaan TK Thamrin Putradjaya dan BAZNAS Cianjur untuk Saudara di NTT
- DPMPTSP Cianjur Gerakkan Investasi di Tengah Tantangan Lahan
- Inilah Sikap Politik Ketua PSI Cianjur Terhadap Persoalan UHC di Kabupaten Cianjur
Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi

Keterangan Gambar : Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolaroid) Polres Cianjur mengimbau para nelayan di pesisir Cianjur Selatan tidak melaut karena gelombang tinggi.
Pinusnews.id - Di tengah cuaca yang semakin tidak menentu, Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Cianjur mengeluarkan imbauan penting bagi para nelayan di pesisir selatan Cianjur. Peringatan ini bukan sekadar formalitas, ini adalah langkah antisipatif untuk mencegah kecelakaan laut yang bisa berujung pada kehilangan nyawa.
Ancaman gelombang tinggi di perairan selatan tak bisa diabaikan, apalagi saat musim peralihan dan badai lokal meningkatkan risiko bagi siapa pun yang berani memaksakan perahu ke laut.
AKP Asep Machfud, Kasat Polairud Polres Cianjur, menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama. "Nelayan diminta untuk tidak memaksakan diri melaut apabila kondisi gelombang dinilai membahayakan keselamatan," ujarnya pada Minggu, 12 Juli 2026.
Baca Lainnya :
- Plt. Bupati Cianjur : Camat Harus Sediakan Tempat Isolasi Mandiri
- Fakta Baru, Dewan Temukan Orang Kaya di Cianjur Dapat BPNT
- Hebat, Cianjur Punya Dana 15 Miliar untuk Jaminan Persalinan
- Oknum Wartawan Resahkan Pondok Pesantren di Cianjur
- Kasus Positif Covid-19 di Cianjur Meningkat, Rakyat Ngantri Swab Test
Imbauan itu sengaja disampaikan secara lugas agar para pelaku usaha ikan yang sering bekerja dengan risiko tinggi demi penghidupan lebih bijak dalam mengambil keputusan saat cuaca buruk melanda.
Selain ajakan menahan kegiatan melaut, Satpolairud juga mengingatkan pentingnya persiapan dan informasi. Nelayan diminta untuk rutin memantau prakiraan cuaca sebelum berangkat dan memastikan perahu dilengkapi alat keselamatan seperti jaket pelampung serta perlengkapan darurat lainnya. Persiapan sederhana ini kerap menjadi pembeda antara insiden yang bisa ditangani dan tragedi yang tidak diinginkan.
Upaya pengamanan tidak hanya melalui imbauan lisan. Petugas secara aktif melakukan patroli dan pemantauan di kawasan pesisir, sekaligus memberi edukasi langsung kepada komunitas nelayan tentang bahaya gelombang tinggi.
Langkah itu membantu membangun kesadaran kolektif bahwa mitigasi risiko adalah tanggung jawab bersamabukan semata tugas aparat terutama di wilayah yang bergantung pada laut sebagai sumber mata pencaharian.
Pesan yang disampaikan Satpolairud sangat jelas: hidup dan keselamatan lebih berharga daripada hasil tangkapan sesaat. "Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama dibandingkan mengejar hasil tangkapan ikan," tegas AKP Asep.
Di saat cuaca tak menentu, keputusan bijak di dermaga bisa menyelamatkan banyak keluarga, dan itulah tujuan utama imbauan ini: meminimalkan risiko sambil tetap menjaga keberlanjutan kehidupan para nelayan di pesisir Cianjur. (dens).











