- BAZNAS Cianjur Raih Penghargaan, Bukti Nyata Dukungan untuk Pendidikan Diniyah
- Hadi Sutrisno: Calendar of Event Kepariwisataan Kenalkan Cianjur Kota Santri
- Dari Sampah Menjadi Peluang: DPMPTSP Cianjur Dorong Ekonomi Sirkular
- Dari Rumah Tidak Layak Huni Menuju Harapan Baru: BAZNAS Cianjur Hadir untuk Fikri
- Jumat Bersih, Wujud Nyata DTPHP Cianjur Jaga Lingkungan
- Delapan Calon Wakil Kepala SNT Cianjur Masuki Babak Wawancara
- Mengenali Sawah Tadah Hujan Agrabinta: DTPHP Cianjur Hadapi Halodo dengan Langkah Tepat
- Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi Komunikasi Publik melalui FGD di Bogor
- Santri Cianjur Tunjukkan Kepedulian: Dari Pesantren untuk Kemanusiaan
- Cianjur Kota Santri yang Kharismatik
Lintasi Jembatan Bambu, Anak Tuna Rungu Terseret Derasnya Sungai Cisungareun

Keterangan Gambar : Sungai Cisungareun di Babakankaret, Cianjur
pinusnews.id Cianjur -Bocah tuna rungu R (9) asal kampung Bojong Raong RT 003 RW 007, Desa Babakankaret, Kecamatan Cianjur terjatuh dari sebuah jembatan gantung bambu, sehingga terseret arus sungai Cisungareun/Cibalagung di Kampung Tegal Laja Handap, Desa Babakankaret, Jum'at, (07/10/2022) sekitar Pukul 17.30 WIB.
Peristiwa itu terjadi usai R nekat melintasi jembatan gantung bambu itu.
Baca Lainnya :
- Apa Arti Kata Solehot Viral di Tik Tok, Simak Saja
- Babinsa Sartono dan Warga Bersihkan Tanah Longsor
- Lingkungan Sehat Tanpa Sampah
- Sudah Proses Hukum, Kasus Tanah Eks HGU Sukaresmi Gagal Dibahas
- Babinsa Selagedang Pantau Bencana Tanah Longsor di Cibeber
Camat Cianjur Tom Dani Gardiat mengatakan, kejadian berawal saat R berlari menuju jembatan gantung bambu itu.
Aksi R kemudian diketahui sang nenek sehingga mengejarnya. Namun naas R malah terjatuh dan terseret derasnya aliran sungai Cisungareun.
"Korban berlari dari rumahnya sekitar 400 meter dikejar oleh neneknya, sesampainya di Jembatan Bambu di Kampung Tegal Laja, korban terbawa arus sungai sangat deras yang airnya tengah meluap," katanya, Sabtu, (08/10/2022).
Tom menyebutkan, R diketahui bocah yang hanya diurus oleh sang nenek karena kedua orangtuanya telah bercerai.
"Korban ini tinggal dengan neneknya, karena kedua orang tuanyanya sudah berpisah," ujarnya kepada awak media.
Proses pencarian R terus dilakukan dan hingga kini belum membuahkan hasil, tapi akan terus dilakukan pencarian sampai R ditemukan.
"Sementara belum ditemukan, tim akan terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai Cisungareun," pungkasnya. (tim)











