- DWP Cianjur Rayakan HUT ke-26: Perkuat Keluarga Menuju Cianjur Istimewa dan Indonesia Emas 2045
- Bupati Cianjur Resmikan STQH 2025 Bukan Hanya Kompetisi, tapi Penguatan Karakter Qurani
- DPRD Kabupaten Cianjur Komitmen Tingkatkan Kinerja Pembahasan APBD 2026 dan Revisi Perda
- UPTD Disperkim Cianjur Tangani Situasi Darurat, Bukan Hanya Merawat Taman dan Pemakaman
- Kejari Cianjur Pimpin Pemulihan Kerugian Negara Rp5,6 Miliar dari Kasus Korupsi Sepanjang 2025
- Rakyat Cianjur Tolak Geothermal: Ancaman Nyata bagi Kelestarian Alam dan Keselematan Hidup
- Sekda Cianjur Hadiri Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Program Pemberantasan Korupsi.
- Wisata Cibodas Gratis Saat Nataru, Disbudpar Cianjur Optimalkan Kinerja Agar Wisatawan Nyaman
- Dinkes Cianjur Perkuat Pelayanan dan Kampanye Hidup Sehat untuk Masyarakat
- Pemanfaatan Tanah Reforma Agraria, Keadilan dan Kesejahteraan Masyarakat
Babinsa Sartono dan Warga Bersihkan Tanah Longsor

Keterangan Gambar : Babinsa Sartono dan warga saat membersihkan longsoran tanah
pinusnews.id Cianjur -Berbekal alat seadanya, Babinsa Koramil 0608-16/Cibinong Kodim 0608/Cianjur dan warga, membersihkan lumpur pasca terjadinya bencana alam tanah longsor, tepatnya di lokasi kejadian wilayah Jampung Rancailat, Desa Panyimpangan, Kecamatan Cibinong, kabupaten Cianjur, Sabtu (08/10/2022).
Seringkali terjadinya tanah longs disebabkan wilayah Kecamatan Cibinong, sebagian besar merupakan daerah pegunungan. Hujan turun yerus-menerus mengakibatkan banyak desa yang mengalami tanah longsor.
Baca Lainnya :
- Lingkungan Sehat Tanpa Sampah
- Sudah Proses Hukum, Kasus Tanah Eks HGU Sukaresmi Gagal Dibahas
- Babinsa Selagedang Pantau Bencana Tanah Longsor di Cibeber
- Banyak Lahan Tanah Kosong di Cianjur, Harus Diberdayakan Jadi Produktif
- Satreskim Polres Cianjur Tangkap Penimbun BBM Bersubsidi
Beberapa desa yang mengalami tanah longsor, salah satunya adalah Desa Panyimpangan tepatnya di Kampung Rancailat Desa Panyimpangan, hingga longsoran menutupi jalan.
Salah seorang Babinsa Koramil 0608-16/Cibinong Sertu Sartono menjelaskan terjadinya bencana alam tanah longsor tersebut.
“Peristiwa ini selain dipicu oleh hujan lebat, juga dikarenakan kondisi tebing yang labil, sehingga tebing pun ambrol. Material longsoran berupa lumpur ada yang menimpa rumah warga, juga ada tanah longsor yang mengenai jalan kecil hingga tidak bisa dilalui oleh warga, untuk pejalan kaki ataupun oleh kendaraan roda dua," jelasnya.
Selain itu, Sartono mengingatkan kepada warga masyarakat lainnya agar mewaspadai musim hujan saat ini, terutama tempat-tempat yang rawan longsor, karena saat hujan lebat, tidak menutup kemungkinan bisa terjadi bencana lain seperti pohon tumbang dan sebagainya.
"Intinya, warga harus selalu waspada dan berhati-hati saat hujan lebat turun. Lebih baik mengungsi ke rumah tetangganya yang lebih aman," pungkas Sartono. (Pendim/ds)











