- DPRD Cianjur Gelar Rapat Paripurna: Jawaban Eksekutif atas Pandangan Umum Fraksi
- Hilman Saukani: BAZNAS dan Dekopinda Merajut Sinergi Zakat yang Menggerakkan Umat
- Ruhli Solehudin: Sekolah Rakyat Cianjur Masih Pending, Lahan 10 Hektare Jadi Kendala Utama
- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
Babinsa Sartono dan Warga Bersihkan Tanah Longsor

Keterangan Gambar : Babinsa Sartono dan warga saat membersihkan longsoran tanah
pinusnews.id Cianjur -Berbekal alat seadanya, Babinsa Koramil 0608-16/Cibinong Kodim 0608/Cianjur dan warga, membersihkan lumpur pasca terjadinya bencana alam tanah longsor, tepatnya di lokasi kejadian wilayah Jampung Rancailat, Desa Panyimpangan, Kecamatan Cibinong, kabupaten Cianjur, Sabtu (08/10/2022).
Seringkali terjadinya tanah longs disebabkan wilayah Kecamatan Cibinong, sebagian besar merupakan daerah pegunungan. Hujan turun yerus-menerus mengakibatkan banyak desa yang mengalami tanah longsor.
Baca Lainnya :
- Lingkungan Sehat Tanpa Sampah
- Sudah Proses Hukum, Kasus Tanah Eks HGU Sukaresmi Gagal Dibahas
- Babinsa Selagedang Pantau Bencana Tanah Longsor di Cibeber
- Banyak Lahan Tanah Kosong di Cianjur, Harus Diberdayakan Jadi Produktif
- Satreskim Polres Cianjur Tangkap Penimbun BBM Bersubsidi
Beberapa desa yang mengalami tanah longsor, salah satunya adalah Desa Panyimpangan tepatnya di Kampung Rancailat Desa Panyimpangan, hingga longsoran menutupi jalan.
Salah seorang Babinsa Koramil 0608-16/Cibinong Sertu Sartono menjelaskan terjadinya bencana alam tanah longsor tersebut.
“Peristiwa ini selain dipicu oleh hujan lebat, juga dikarenakan kondisi tebing yang labil, sehingga tebing pun ambrol. Material longsoran berupa lumpur ada yang menimpa rumah warga, juga ada tanah longsor yang mengenai jalan kecil hingga tidak bisa dilalui oleh warga, untuk pejalan kaki ataupun oleh kendaraan roda dua," jelasnya.
Selain itu, Sartono mengingatkan kepada warga masyarakat lainnya agar mewaspadai musim hujan saat ini, terutama tempat-tempat yang rawan longsor, karena saat hujan lebat, tidak menutup kemungkinan bisa terjadi bencana lain seperti pohon tumbang dan sebagainya.
"Intinya, warga harus selalu waspada dan berhati-hati saat hujan lebat turun. Lebih baik mengungsi ke rumah tetangganya yang lebih aman," pungkas Sartono. (Pendim/ds)











