- Dinas TPHP Cianjur Hadirkan Sekolah Lapang Alsintan dan Traktor untuk Produktivitas Para Petani
- BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabar Alami Musim Kemarau Lebih Kering
- Disiplin Sekolah Cianjur: Visi Tegas Ipan Sopandi dalam Larangan Motor dan HP Siswa
- Sinergi Kampus dan Desa: KKN UIN Bandung Wujudkan Pembangunan Partisipatif di Cianjur
- Metty Triantika: Gentengisasi Peluang Emas Ekonomi Lokal di Tengah Peningkatan Kualitas Hidup
- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan
- Transformasi Digital Cianjur: Pelatihan AI ASN untuk Layanan Publik yang Lebih Baik bagi Masyarakat
Babinsa Sartono dan Warga Bersihkan Tanah Longsor

Keterangan Gambar : Babinsa Sartono dan warga saat membersihkan longsoran tanah
pinusnews.id Cianjur -Berbekal alat seadanya, Babinsa Koramil 0608-16/Cibinong Kodim 0608/Cianjur dan warga, membersihkan lumpur pasca terjadinya bencana alam tanah longsor, tepatnya di lokasi kejadian wilayah Jampung Rancailat, Desa Panyimpangan, Kecamatan Cibinong, kabupaten Cianjur, Sabtu (08/10/2022).
Seringkali terjadinya tanah longs disebabkan wilayah Kecamatan Cibinong, sebagian besar merupakan daerah pegunungan. Hujan turun yerus-menerus mengakibatkan banyak desa yang mengalami tanah longsor.
Baca Lainnya :
- Lingkungan Sehat Tanpa Sampah
- Sudah Proses Hukum, Kasus Tanah Eks HGU Sukaresmi Gagal Dibahas
- Babinsa Selagedang Pantau Bencana Tanah Longsor di Cibeber
- Banyak Lahan Tanah Kosong di Cianjur, Harus Diberdayakan Jadi Produktif
- Satreskim Polres Cianjur Tangkap Penimbun BBM Bersubsidi
Beberapa desa yang mengalami tanah longsor, salah satunya adalah Desa Panyimpangan tepatnya di Kampung Rancailat Desa Panyimpangan, hingga longsoran menutupi jalan.
Salah seorang Babinsa Koramil 0608-16/Cibinong Sertu Sartono menjelaskan terjadinya bencana alam tanah longsor tersebut.
“Peristiwa ini selain dipicu oleh hujan lebat, juga dikarenakan kondisi tebing yang labil, sehingga tebing pun ambrol. Material longsoran berupa lumpur ada yang menimpa rumah warga, juga ada tanah longsor yang mengenai jalan kecil hingga tidak bisa dilalui oleh warga, untuk pejalan kaki ataupun oleh kendaraan roda dua," jelasnya.
Selain itu, Sartono mengingatkan kepada warga masyarakat lainnya agar mewaspadai musim hujan saat ini, terutama tempat-tempat yang rawan longsor, karena saat hujan lebat, tidak menutup kemungkinan bisa terjadi bencana lain seperti pohon tumbang dan sebagainya.
"Intinya, warga harus selalu waspada dan berhati-hati saat hujan lebat turun. Lebih baik mengungsi ke rumah tetangganya yang lebih aman," pungkas Sartono. (Pendim/ds)











