Kadis Dinkes Cianjur: Jika Prosesnya Lancar Pertengahan Tahun Ini RSUD Sindangbarang Bisa Difungsika

19 Jun 2024, 09:32:31 WIB Cianjur
Kadis Dinkes Cianjur: Jika Prosesnya Lancar Pertengahan Tahun Ini RSUD Sindangbarang Bisa Difungsika

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dr. Yusman Faisal dan keberadaan RSUD Sindangbarang di Cianjur Selatan.


Pinusnews.id - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal mengungkapkan, proses perizinan RSUD Sindangbarang di Desa Saganten, Kecamatan

Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, masih berproses. Jika perizinannya selesai, maka rumah sakit yang berada di wilayah selatan

Kabupaten Cianjur tersebut sudah bisa difungsikan tahun 2024 ini.

Baca Lainnya :

dr Yusman Faisal mengatakan bahwa berbagai dokumen yang diperlukan pada proses perizinan RSUD Sindangbarang sebetulnya sudah lengkap. Hanya, saat ini proses perizinannya masih berjalan.

"Kalau melihat bangunan, sebetulnya RSUD Sindangbarang sudah bisa diresmikan. Tapi kami masih menunggu perizinannya. Berbagai dokumen perizinannya sudah. Tinggal eksekusi perizinan yang masih berjalan," kata dr Yusman Faisal, Selasa (18/6/2024).

dr Yusman Faisal menuturkan, pembangunan secara keseluruh RSUD Sindangbarang memang belum rampung. Namun sesuai target awal, beberapa ruang pelayanan sudah selesai 100%.

"Kalau dari yang mau difungsikan, itu ada Poliklinik, IGD, serta ruang perawatan sudah 100%. Kalau yang lain-lainnya seperti laboratorium, ruang sterilisasi, ruang operasi, dan lainnya masih berproses. Tapi dari awal yang memang didahulukan difungsikan itu yakni poliklinik, IGD, serta ruang perawatan," tutur dr Yusman Faisal kepada awak media.

Sambil semuanya berjalan, lanjut dr Yusman Faisal, direncanakan juga merekrut Sumber Daya Manusia (SDM). Tapi saat ini masih menunggu persetujuan dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cianjur.

"Nanti kalau ada surat dari BKPSDM boleh dilaksanakan, maka kita akan langsung melaksanakan rekrutmen," imbuh dr Yusman Faisal menandaskan.

Selain itu, dr Yusman Faisal menjelaskan, rekrutmen pegawai relatif tidak memakan waktu yang terlalu lama. Secara teknis, proses seleksinya yang meliputi ujian tertulis dan wawancara paling lama waktu dua hari.

"Proses yang lamanya itu hanya pada seleksi administrasi. Bisa lebih dari seminggu," ungkap dr Yusman Faisal.

Hal lainnya, berdasarkan informasi, pembangunan RSUD Sindangbarang menelan biaya hampir Rp. 30 miliar, dan dr Yusman Faisal pun berharap mudah-mudahan pada pertengahan tahun ini RSUD Sindangbarang sudah bisa beroperasi. (dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment