Dirut RSUD Cianjur Dampingi Bupati Herman Tandatangani MoU dengan PT Jaya Tunggal Sekarmulia

01 Jun 2024, 09:53:17 WIB Cianjur
Dirut RSUD Cianjur Dampingi Bupati Herman Tandatangani MoU dengan PT Jaya Tunggal Sekarmulia

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Herman Suherman, Direktur PT Jaya Tunggal Sekarmulia, dan Direktur RSUD Sayang Cianjur, dr Irvan Nur Fauzi, dalam acara MoU tersebut, di ruangan Garuda Pendopo Cianjur.


Pinusnews.id - Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Sayang Cianjur dr Irvan Nur Fauzy, mendampingi Bupati Cianjur Herman Suhermam saat menandatangani nota kesepahaman MoU dengan PT Jaya Tunggal Sekarmulia, di Pendopo Cianjur, pada Jumat (31/5/2024). 

Penandatangan yang dilakukan Bupati Cianjur, Herman Suherman dan Direktur PT Jaya Tunggal Sekarmulia, Mechael Rusli, berkaitan dengan alat medis berupa Linear Particle Accelerator (Linac) atau radioterapi kanker, yang akan ditempatkan di RSUD Sayang Cianjur.

Terkait MoU, Direktur PT Jaya Tunggal Sekarmulia, Michael Rusli, mengatakan bahwa kerjasama seperti ini baru pertama kali dilakukan di Jawa Barat, dan tentunya akan bermanfaat untuk pengobatan kanker di Kabupaten Cianjur, dengan populasi penduduk yang cukup banyak. 

Baca Lainnya :

"Posisi Kabupaten Cianjur cukup strategis karena berada di tengah-tengah Sukabumi, Bandung, dan Bogor. Kami meyakini Cancer center ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat," kata Michael Rusli.

Bahkan, Michael juga menilai Pemerintah Kabupaten Cianjur cukup konsen terhadap sektor kesehatan untuk warga masyarakatnya.

"Saya juga baru pertama kali ke Cianjur. Tadi sudah mengobrol dengan pak Bupati. Ternyata di Cianjur ada program skrining kesehatan. Namanya Cekas atau Cek Kesehatan bagi semua lapisan masyarakat," tuturnya.

Kemudian Michael Rusli mengaku bangga bisa berpartisipasi membantu sektor kesehatan di Kabupaten Cianjur.

"Mungkin nanti juga kita bisa membantu penyediaan alat-alat skrining supaya masyarakat Cianjur lebih sehat," tambahnya. 

Dilain pihak, Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, adanya bantuan peralatan medis berupa radioterapi kanker tentu berbanding lurus dengan upaya RSUD Sayang Cianjur, yang sedang berproses menjadi rumah sakit berstandar internasional.

"Kami berharap, dengan adanya bantuan peralatan medis radioterapi ini bisa membantu masyarakat Kabupaten Cianjur, yang menderita kanker tak perlu lagi berobat jauh-jauh ke luar daerah," ungkap Bupati Herman Suherman.

Sementara itu, Direktur RSUD Sayang Cianjur, dr Irvan Nur Fauzy menyebutkan, berdasarkan data, kurun 2-3 tahun terakhir setidaknya terdapat hampir 5 ribu orang pasien di RSUD Sayang Cianjur yang didiagnosa mengidap kanker. Dari jumlah itu, paling banyak merupakan pengidap kanker payudara sekitar 3 ribu pasien.

"Tentunya kami sudah ada yang namanya kemoterapi. Lalu nanti di pertengahan tahun atau triwulan ketiga, kita sudah mulai ada bedah onkologi. Menuju yang lebih paripurna, maka kebutuhannya adalah radioterapi," kata Irvan kepada wartawan usai penandatanganan MoU.

Sejauh ini, lanjut Irvan, banyak pasien kanker tidak melakukan radioterapi. Sebabnya penanganan secara radioterapi biasanya dilakukan di luar daerah, dengan waktu tunggu yang cukup lama.

"Layanan yang kita lakukan untuk perawatan penyakit kanker masih banyak kendala-kendala. Nah, dengan MoU ini kan satu kendala bisa terselesaikan setahap demi setahap, yang memang sudah bagus menuju yang paripurnanya," tutup dr Irvan Nur Fauzy. (dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment