- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan
- Transformasi Digital Cianjur: Pelatihan AI ASN untuk Layanan Publik yang Lebih Baik bagi Masyarakat
- Wagub Erwan Lantik Anggota BPSK Jabar 2026-2031
- Respons Kilat Camat Mande Selamatkan Pengguna Jalan dari Bahaya Tanah Licin di Bobojong
- Menembus Paradox Eksistensial: Dari Agrabinta ke Takokak
- Ironi Pendidikan Cianjur: Sekolah Retak dan Tanpa Toilet
- Peletakan Batu Pertama Pembangunan Sekolah Khusus SLB Bina Asih Cianjur Resmi Dimulai
Angka Kemiskinan Ekstrim di Kabupaten Cianjur Turun

Keterangan Gambar : Istimewa
Pinusnews.id - Pemerintah Kabupaten Cianjur berhasil menurunkan angka kemiskinan ekstrem dari angka sebelumnya yakni sebesar 1,55 persen kini menjadi 0,51 persen di bawah kepemimpinan Bupati Cianjur Herman Suherman.
Diketahui pula bahwa data tersebut berdasarkan dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Indikator keberhasilan Kabupaten Cianjur menurunkan angka kemiskinan ekstrem, diantaranya menyangkut kebutuhan papan. Masyarakat Cianjur yang tadinya bertempat tinggal di rumah tidak layak huni, sekarang memiliki rumah layak huni.
Baca Lainnya :
- Perekonomian Jabar Triwulan I - 2024 Tumbuh, Pengangguran Turun
- Prestasi Jeblok MTQ Kota Tatar Santri Dapat Nilai 0, Pemkab Cianjur Kemana?
- Test CAT Dibuka, Ratusan Orang Daftar Calon Anggota PPK KPU Cianjur
- RSUD Sayang Cianjur Serahkan Bayi Terlantar di Karangtengah ke Dinsos
- Sekda Herman Ajak ASN Jabar Kerja Berorientasi Outcome
Keberhasilan ini tentu saja berkat kerjasama semua leading sektor.
"Sangat diharapkan sisa angka kemiskinan ekstrem saat ini tentu menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua, untuk terus menuntaskan angka kemiskinan di Kabupaten Cianjur," tutur Bupati Cianjur. (dens).











