- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
- SADA JABAR, Aplikasi Baru Permudah Program Pemprov Jabar Lebih Tepat Sasaran
- 3.500 Beasiswa untuk Masa Depan: Janji Nyata Disdikpora Cianjur demi Pendidikan yang Merata
- Rembug Warga di Cidamar: Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jaga Alam, Dukung Pembangunan
Prestasi Jeblok MTQ Kota Tatar Santri Dapat Nilai 0, Pemkab Cianjur Kemana?

Keterangan Gambar : Grafik pencapaian juara MTQ 2024 se Jawa Barat di Bekasi.
Pinusnews.id - Prestasi Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Cianjur tingkat provinsi jeblok.
Pasalnya, para kafilah berada diperingkat buncit dari semua kategori. Tercatat di peringkat 13, Cianjur mejeng bersama Kabupaten Purwakarta, Kuningan, dan Kota Banjar mendapatkan nilai nol.
Perolehan nilai itu sangat jauh dari sang juara MTQ ke 38, Kabupaten Bekasi yang jauh di atas, karena Cianjur memperoleh nilai 0.
Baca Lainnya :
- Test CAT Dibuka, Ratusan Orang Daftar Calon Anggota PPK KPU Cianjur
- RSUD Sayang Cianjur Serahkan Bayi Terlantar di Karangtengah ke Dinsos
- Sekda Herman Ajak ASN Jabar Kerja Berorientasi Outcome
- Angin Puting Beliung Hantam Rumah Mak Isah Hingga Ambruk Porak-Poranda
- Bantuan Stimulan Gempa Tahap 4 Tidak Cair, Ajaskob Cianjur Tagih Janji Bupati
Hal itu, menjadi tanda tanya besar, mengingat Cianjur yang mempunyai banyak pesantren beserta ribuan santri penghafal qur’an dan dijuluki sebagai Kota Tatar Santri.
Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Cianjur Arief Purnawan mengakui, prestasi jeblok Cianjur dalam gelaran MTQ tingkat Jawa Barat.
Namun menurut dia, di perlombaan apapun menang dan kalah adalah hal biasa.
“Kenapa dipertanyakan seperti ini, jawaban saya MTQ kan perlombaan, yang menang dan kalah itu pasti ada,” kata Arief, Selasa, (07/04/2024).
Arief menyebutkan, prestasi jeblok MTQ Kabupaten Cianjur tidak berkaitan dengan kendala apapun.
“Secara maksimal kita telah melakukan upaya pembinaan. Ketika kita kalah bukan berarti kita minder dan menciut, itu kan sebagai arena pembelajaran bagi kita,” pungkasnya. (tim).











