- DPPKBP3A Cianjur Dukung Gerakan Wakaf Buku untuk Perkuat Budaya Baca
- Harhubnas ke-55, Memperkuat Konektivitas Transportasi di Cianjur
- DPPKBP3A Cianjur Raih Penghargaan Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan
- Jejak Hilman Saukani Membawa BAZNAS Cianjur Lebih Transparan dan Dipercaya
- Menabur Kepedulian, Menuai Kesiapsiagaan: Ribuan Pelajar Cianjur Ikuti Pelatihan dan Pelantikan PMR
- DPPKBP3A Cianjur Kukuhkan SD Ibu Jenab 2 sebagai Sekolah Ramah Anak
- Syukuran dan Komitmen Disbudpar Cianjur Menumbuhkan Kampung Budaya Padi Pandanwangi
- SIROJA, Ikhtiar Camat Mande Memperkuat Ketakwaan dan Kebersamaan
- DLH Cianjur Ajak Warga Bersihkan Sampah untuk Lingkungan yang Nyaman dan Sehat
- DPRD Cianjur Sepakati Perubahan APBD 2026: Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Rakyat
Warga Cibarengkok Unjuk Rasa ke Pemkab Cianjur, Laporkan Kepala Desa Diduga Selewengkan Anggaran

Keterangan Gambar : Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Wahyu-Ramzi, saat berdialog dengan para pendemo dari Desa Cibarengkok, Bojongpicung, Cianjur.
Pinusnews.id - Warga Desa Cibarengkok Kecamatan Bojongpicung, Cianjur, berunjuk rasa ke Pemerintah Kabupaten Cianjur, Kamis, 27 Maret 2025. Mereka mempertanyakan tindak lanjut laporan dugaan penyelewenggan anggaran, yang diduga dilakukan Kepala Desa setempat.
Aksi mereka diterima Bupati Mohammad Wahyu Ferdian dan Wakil Bupati Ramzi. Di hadapan Bupati dan Wakil Bupati, warga juga mengadukan sikap arogan kepala desa.
Bupati Cianjur Muhammad Wahyu Ferdian mengaku akan menidaklanjuti pengaduan masyarakat tersebut.
Baca Lainnya :
- Ecky Bersama Tim Relawan Salurkan Bantuan Sembako dan Penyuluhan di Cianjur
- Ini Harapan Pjs Bupati Cianjur, Saat Menghadiri Konfercab HMI ke XIII
- Razia ke Karaoke, Polres Cianjur Amankan Enam Orang Pemakai Narkoba
- Material Longsoran Dibersihkan, Jalur Naringgul Cianjur Bisa Dilintasi
- Polres Cianjur Razia Tempat Hiburan, Tamu dan Pemandu Lagu Kelabakan
“Terima kasih atas penyampaian dari masyarakat Desa Cibarengkok. Ini akan kami pelajari termasuk ada tindakan arogansi dan verbal itu tidak dibenarkan,” tegas Bupati Wahyu.
Wahyu meminta masyarakat tak perlu khawatir. Pasalnya, Wahyu sudah meminta Inspektorat melakukan upaya proses hukum terhadap kepala desa.
‘Saya perintahkan Inspektorat mengaudit Desa Cibarengkok dan melakukan pemeriksaan khusus,” pungkasnya.
Setelah bertemu Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Muhammad Wahyu Ferdian-Ramzi Geys Thebe, massa kemudian membubarkan diri. (dens).











