- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan
- Transformasi Digital Cianjur: Pelatihan AI ASN untuk Layanan Publik yang Lebih Baik bagi Masyarakat
- Wagub Erwan Lantik Anggota BPSK Jabar 2026-2031
- Respons Kilat Camat Mande Selamatkan Pengguna Jalan dari Bahaya Tanah Licin di Bobojong
- Menembus Paradox Eksistensial: Dari Agrabinta ke Takokak
- Ironi Pendidikan Cianjur: Sekolah Retak dan Tanpa Toilet
- Peletakan Batu Pertama Pembangunan Sekolah Khusus SLB Bina Asih Cianjur Resmi Dimulai
- Jejak Sejarah Istana Cipanas: Istura Kembali Mengundang Rakyat
- Program Orang Tua Asuh Kepala Sekolah: Langkah Inspiratif Bupati Cianjur untuk Pendidikan Merata
Warga Cibarengkok Unjuk Rasa ke Pemkab Cianjur, Laporkan Kepala Desa Diduga Selewengkan Anggaran

Keterangan Gambar : Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Wahyu-Ramzi, saat berdialog dengan para pendemo dari Desa Cibarengkok, Bojongpicung, Cianjur.
Pinusnews.id - Warga Desa Cibarengkok Kecamatan Bojongpicung, Cianjur, berunjuk rasa ke Pemerintah Kabupaten Cianjur, Kamis, 27 Maret 2025. Mereka mempertanyakan tindak lanjut laporan dugaan penyelewenggan anggaran, yang diduga dilakukan Kepala Desa setempat.
Aksi mereka diterima Bupati Mohammad Wahyu Ferdian dan Wakil Bupati Ramzi. Di hadapan Bupati dan Wakil Bupati, warga juga mengadukan sikap arogan kepala desa.
Bupati Cianjur Muhammad Wahyu Ferdian mengaku akan menidaklanjuti pengaduan masyarakat tersebut.
Baca Lainnya :
- Ecky Bersama Tim Relawan Salurkan Bantuan Sembako dan Penyuluhan di Cianjur
- Ini Harapan Pjs Bupati Cianjur, Saat Menghadiri Konfercab HMI ke XIII
- Razia ke Karaoke, Polres Cianjur Amankan Enam Orang Pemakai Narkoba
- Material Longsoran Dibersihkan, Jalur Naringgul Cianjur Bisa Dilintasi
- Polres Cianjur Razia Tempat Hiburan, Tamu dan Pemandu Lagu Kelabakan
“Terima kasih atas penyampaian dari masyarakat Desa Cibarengkok. Ini akan kami pelajari termasuk ada tindakan arogansi dan verbal itu tidak dibenarkan,” tegas Bupati Wahyu.
Wahyu meminta masyarakat tak perlu khawatir. Pasalnya, Wahyu sudah meminta Inspektorat melakukan upaya proses hukum terhadap kepala desa.
‘Saya perintahkan Inspektorat mengaudit Desa Cibarengkok dan melakukan pemeriksaan khusus,” pungkasnya.
Setelah bertemu Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Muhammad Wahyu Ferdian-Ramzi Geys Thebe, massa kemudian membubarkan diri. (dens).











