- DPRD Cianjur Pimpin Refleksi dan Akselerasi Pembangunan pada Hari Jadi ke-349
- Bupati Cianjur Sambut Korban TPPO, Ingatkan Warga Urus TKI Secara Legal
- Cianjur Masih di Bawah: Tantangan IPM dan Upaya Perbaikan Bersama
- Peringati Milangkala Ke-349 Kabupaten Cianjur, KDM akan Tingkatkan Kualitas Pendidikan
- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
Warga Cibarengkok Unjuk Rasa ke Pemkab Cianjur, Laporkan Kepala Desa Diduga Selewengkan Anggaran

Keterangan Gambar : Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Wahyu-Ramzi, saat berdialog dengan para pendemo dari Desa Cibarengkok, Bojongpicung, Cianjur.
Pinusnews.id - Warga Desa Cibarengkok Kecamatan Bojongpicung, Cianjur, berunjuk rasa ke Pemerintah Kabupaten Cianjur, Kamis, 27 Maret 2025. Mereka mempertanyakan tindak lanjut laporan dugaan penyelewenggan anggaran, yang diduga dilakukan Kepala Desa setempat.
Aksi mereka diterima Bupati Mohammad Wahyu Ferdian dan Wakil Bupati Ramzi. Di hadapan Bupati dan Wakil Bupati, warga juga mengadukan sikap arogan kepala desa.
Bupati Cianjur Muhammad Wahyu Ferdian mengaku akan menidaklanjuti pengaduan masyarakat tersebut.
Baca Lainnya :
- Ecky Bersama Tim Relawan Salurkan Bantuan Sembako dan Penyuluhan di Cianjur
- Ini Harapan Pjs Bupati Cianjur, Saat Menghadiri Konfercab HMI ke XIII
- Razia ke Karaoke, Polres Cianjur Amankan Enam Orang Pemakai Narkoba
- Material Longsoran Dibersihkan, Jalur Naringgul Cianjur Bisa Dilintasi
- Polres Cianjur Razia Tempat Hiburan, Tamu dan Pemandu Lagu Kelabakan
“Terima kasih atas penyampaian dari masyarakat Desa Cibarengkok. Ini akan kami pelajari termasuk ada tindakan arogansi dan verbal itu tidak dibenarkan,” tegas Bupati Wahyu.
Wahyu meminta masyarakat tak perlu khawatir. Pasalnya, Wahyu sudah meminta Inspektorat melakukan upaya proses hukum terhadap kepala desa.
‘Saya perintahkan Inspektorat mengaudit Desa Cibarengkok dan melakukan pemeriksaan khusus,” pungkasnya.
Setelah bertemu Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Muhammad Wahyu Ferdian-Ramzi Geys Thebe, massa kemudian membubarkan diri. (dens).











