- Dinas TPHP Cianjur Hadirkan Sekolah Lapang Alsintan dan Traktor untuk Produktivitas Para Petani
- BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabar Alami Musim Kemarau Lebih Kering
- Disiplin Sekolah Cianjur: Visi Tegas Ipan Sopandi dalam Larangan Motor dan HP Siswa
- Sinergi Kampus dan Desa: KKN UIN Bandung Wujudkan Pembangunan Partisipatif di Cianjur
- Metty Triantika: Gentengisasi Peluang Emas Ekonomi Lokal di Tengah Peningkatan Kualitas Hidup
- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan
- Transformasi Digital Cianjur: Pelatihan AI ASN untuk Layanan Publik yang Lebih Baik bagi Masyarakat
Program Tali Kasih untuk Kepedulian Bagi Penderita Kanker di Cianjur

Keterangan Gambar : dr Yusup Nugraha dan dr Irvan Nur Fauzi sedang menyaksikan lelang kaos, yang hasilnya untuk kepentingan pasien pengidap penyakit kanker di Cianjur.
Pinusnews.id - Pelaksana acara Program Tali Kasih bagi para penderita penyakit kanker di Cianjur, dr Yusup Nugraha mengatakan, dirinya sebagai Wakil Ketua Bidang Pelayanan pada Yayasan Kanker Indonesia Cabang Cianjur, selalu berusaha untuk memberikan kemudahan maupun meringankan beban para penderita penyakit kanker khususnya di Cianjur, dengan melakukan diskusi dan membenahi apa yang kurang.
"Salah satunya kami membuat program Tali Kasih untuk merangkul secara ABC yaitu Akademisi, ya akademisi kita coba sehingga bisa mengetahui bagaimana pola-pola penyakit kanker ini. Kemudian yang kedua yaitu B adalah bisnis. Nah, di sini adalah pelaku usaha, mereka kita ajak untuk kepedulian terhadap para penderita kanker ini. Alhamdulillah, dua hari kami membuka open donasi terkumpul 20 juta dalam waktu 2 hari," tutur dr Yusup Nugraha, Selasa di Ruang Manggis, RSUD Sayang Cianjur, pada Selasa 26 Maret 2024.
Sementara itu, Direktur RSUD Sayang Cianjur dr Irvan Nur Fauzi menuturkan, jajaran Rumah Sakit Kabupaten Cianjur mengucapkan terima kasih ya sebesar-besarnya atas prakarsa dan perwujudan dari bakti sosial berupa Tali Kasih.
Baca Lainnya :
- Penularan Penyakit TBC Lebih Cepat Melalui Kondisi Lingkungan
- Bupati Cianjur Laksanakan Pembinaan Kepala Puskesmas
- Paling Banyak Ditangani KPK, Gratifikasi Modus Perkara Tindak Pidana Korupsi
- Baju Bekas Pejabat Cianjur Dibagikan, Setiap Orang Dapat 2 Potong Pakaian
- Bupati Cianjur Laporkan Keuangan Pemda Unaudited T.A.2023 ke BPKP RI Jabar
"Program Tali Kasih ini merupakan wujud kepedulian dan perhatian memberikan dukungan dan memberikan perlindungan kepada pasien-pasien kanker, karena kita ketahui ini merupakan penyakit yang utamanya memang pada kaum wanitanya," kata di Irvan Nur Fauzi.
Disamping itu, dr Irvan menuturkan bahwa pihaknya juga minggu ini membuat kotak amal di masing-masing ruangan, ada kotak amal direktur, di Wadir juga ada di perawat, dan minggu ini akan dikumpulkan untuk membantu pasien penyakit kanker ini.
Pada bagian lain, Ketua Yayasan Kanker Indonesia Cabang Cianjur, Anita Sincayani, mengemukakan bahwa kita harus cepat respon untuk mendeteksi kanker, karena ketika sudah stabil itu akan lebih sulit lagi untuk diobati.
"Kita akan sosialisasi terus ke masyarakat agar tidak bertambah orang menderita kanker, mungkin baru terdaftar orang tapi ternyata di luaran sudah lebih dari 36 orang, dan bahkan ada juga yang berobat langsung ke Bandung karena saya merasakan sendiri bagaimana sih sakitnya," tutur Anita Sincayani, kemudian memberikan santunan kepada para pasien berpenyakit kanker.
Terkait masalah penyakit kanker, dr Tuti selaku ahli kanker di Kabupaten Cianjur menjelaskan, kegiatan ini juga dilakukan untuk membantu para pasien kanker yang sedang berusaha untuk sembuh, termasuk yang sedang menjalani kemoterapi atau proses pengobatan bagi penyakit kanker.
“Dalam proses penyembuhan itu membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan banyak sekali pasien yang tidak menjalani penyembuhan karena kekurangan biaya. Maka dari itu, dengan adanya kegiatan ini semoga dapat membantu mereka dengan dana yang terkumpul dari masyarakat melalui YKI Cianjur,” jelasnya. (dens).











