- Dinas TPHP Cianjur Hadirkan Sekolah Lapang Alsintan dan Traktor untuk Produktivitas Para Petani
- BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabar Alami Musim Kemarau Lebih Kering
- Disiplin Sekolah Cianjur: Visi Tegas Ipan Sopandi dalam Larangan Motor dan HP Siswa
- Sinergi Kampus dan Desa: KKN UIN Bandung Wujudkan Pembangunan Partisipatif di Cianjur
- Metty Triantika: Gentengisasi Peluang Emas Ekonomi Lokal di Tengah Peningkatan Kualitas Hidup
- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan
- Transformasi Digital Cianjur: Pelatihan AI ASN untuk Layanan Publik yang Lebih Baik bagi Masyarakat
Baju Bekas Pejabat Cianjur Dibagikan, Setiap Orang Dapat 2 Potong Pakaian

Keterangan Gambar : Tampak warga sedang mengambil baju bekas para pejabat Cianjur.
Pinusnews.id - Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Cianjur, bagi-bagi pakaian layak pakai gratis bagi masyarakat. Pakaian yang dibagikan merupakan sumbangan dari Bupati, Ibu Bupati dan pejabat Pemkab Cianjur serta dari anggota TP-PKK dan DWP.
Ketua DWP Kabupaten Cianjur, Netty Wilianti Ketua TP-PKK Kabupaten Cianjur mengatakan, bagi-bagi pakaian layak pakai merupakan agenda rutin PKK dan DWP setiap Ramadhan. Tujuannya untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat.
"Hari ini, kami bagi-bagi pakaian layak pakai. Ada untuk dewasa perempuan, laki-laki, dan juga anak-anak," kata Netty di sela-sela kegiatan di halaman parkir komplek Pemkab Cianjur, Senin (25/4/2024).
Baca Lainnya :
- Bupati Cianjur Laporkan Keuangan Pemda Unaudited T.A.2023 ke BPKP RI Jabar
- Linieritas Literasi dengan Demokrasi
- Dirut RSUD Cianjur Dampingi Bupati Kunjungi Pasien
- Lokmin Linsek Puskesmas Sukaresmi Soroti AKI dan Stunting
- Bagian Hukum Setda Cianjur Sosialisasikan Produk Hukum Pemerintahan Tingkat Desa
Pembagian pakaian berkonsep seperti bazar. Berbagai pakaian itu disimpan pada rak gantung. Namun masyarakat yang ingin mendapatkannya diberi waktu lima menit untuk memilih dua potong pakaian. Skema pembagian seperti itu dilakukan agar masyarakat lain yang mengantre bisa kebagian.
"Tahun lalu antusias masyarakat sangat luar biasa. Sekarang pun banyak masyarakat yang ikut antre. Apalagi dampak gempa belum lama ini, tak sedikit masyarakat yang membutuhkan pakaian. Ke depan, insya Allah, kami akan mengadakan kembali kegiatan seperti ini, dan kita jadikan agenda rutin tahunan," ungkap Netty.
Pembagian pakaian layak pakai dilakukan hanya satu hari ini. Netty berharap, kegiatan yang dilakukan bersama jajaran dan DWP Kabupaten Cianjur, bisa bermanfaat bagi yang membutuhkannya.
"Kita tidak membatasi domisili masyarakat yang ingin mendapatkan pakaian. Siapa saja boleh ikutan. Tahun lalu juga banyak masyarakat yang lewat kemudian melihat. Bagi para pegawai lepas di Pemda juga silakan ambil kalau memang membutuhkan," pungkas Netty. (tim-dens).











