- Mengenali Sawah Tadah Hujan Agrabinta: DTPHP Cianjur Hadapi Halodo dengan Langkah Tepat
- Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi Komunikasi Publik melalui FGD di Bogor
- Santri Cianjur Tunjukkan Kepedulian: Dari Pesantren untuk Kemanusiaan
- Cianjur Kota Santri yang Kharismatik
- Wajah Baru SD Negeri Tugu Sari: Semangat Baru untuk Pendidikan Cianjur
- Sinergi untuk Cianjur Tangguh: BAZNAS Cianjur Beri 100 Paket Sembako untuk BALAKAR
- Jabatan Bukan Hak Istimewa: Cianjur Perkuat Integritas ASN Bersama KPK
- Pemkab Cianjur Perkuat Komitmen Anti-Korupsi Melalui Kode Etik dan TPP
- Kejari Cianjur Perkuat Integritas Pengelola Madrasah melalui Pencerahan Hukum
- DTPHP Cianjur Perkuat Kesiapan Koperasi Merah Putih Lewat Sinergi Pertanian
Lokmin Linsek Puskesmas Sukaresmi Soroti AKI dan Stunting

Keterangan Gambar : Ketua Tim TPBC Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, saat giat Lokakarya Mini.
Pinusnews.id - Dalam satu tahun, Puskesmas melakukan empat kali kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektoral (Lokmin Linsek) secara rutin, hal itu sebagai bahan evaluasi pelaksanaan kegiatan Puskesmas tahunan.
Ketua Tim TPCB Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur dr Tito Nurtansa, seusai kegiatan Lokmin Linsek di Puskesmas Rawat Inap Sukaresmi, Kamis (21/3/2024) kemarin.
Menurut Tito, dalam Lokmin Linsek tersebut yang disoroti saat ini yaitu peran serta semua lintas sektor dalam penanganan program prioritas nasional baik itu penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) maupun Angka Kematian Balita (AKB), Stunting.
Baca Lainnya :
- Bagian Hukum Setda Cianjur Sosialisasikan Produk Hukum Pemerintahan Tingkat Desa
- Ketua DPRD Cianjur Langsung Pimpin Rapat Paripurna
- Bey Machmudin Serahkan LKPD Unaudited ke BPK RI
- Bupati Cianjur Mutasi 6 Pejabat Eselon 2
- Sedang Tarawih, Uang Puluhan Juta Raib, seorang Pelakunya Tertangkap
"Tadi juga dibahas masalah sampah, masalah makan tambahan bagi balita stunting," ujarnya.
Selain itu ada beberapa masalah yang dievaluasi terkait 4 kasus kematian ibu yang memang dari faktor eksternal dan internal. Tapi setidaknya upaya sudah dilakukan pihak Puskesmas dan Lintas Sektoral sesuai prosedur.
Dikatakannya, data angka kematian ibu di Puskesmas Sukaresmi tersiar pada tahun 2023 yang jumlahnya sebanyak 4 kasus. Sedangkan Januari-Februari 2024 belum ada.
"Ke 4 kasus tersebut terjadinya di rumah sakit. Secara prosedur sudah dilakukan Puskesmas Lintas sektor untuk melakukan rujukan, mungkin ada riwayat lain sehingga terjadi kematian," katanya. (dens).











