- Mengenali Sawah Tadah Hujan Agrabinta: DTPHP Cianjur Hadapi Halodo dengan Langkah Tepat
- Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi Komunikasi Publik melalui FGD di Bogor
- Santri Cianjur Tunjukkan Kepedulian: Dari Pesantren untuk Kemanusiaan
- Cianjur Kota Santri yang Kharismatik
- Wajah Baru SD Negeri Tugu Sari: Semangat Baru untuk Pendidikan Cianjur
- Sinergi untuk Cianjur Tangguh: BAZNAS Cianjur Beri 100 Paket Sembako untuk BALAKAR
- Jabatan Bukan Hak Istimewa: Cianjur Perkuat Integritas ASN Bersama KPK
- Pemkab Cianjur Perkuat Komitmen Anti-Korupsi Melalui Kode Etik dan TPP
- Kejari Cianjur Perkuat Integritas Pengelola Madrasah melalui Pencerahan Hukum
- DTPHP Cianjur Perkuat Kesiapan Koperasi Merah Putih Lewat Sinergi Pertanian
Bagian Hukum Setda Cianjur Sosialisasikan Produk Hukum Pemerintahan Tingkat Desa

Keterangan Gambar : Kasubag Perancang Peraturan Perundang-undangan Bagian Hukum Setda Cianjur, Dindin Solihin.
Pinusnews.id - Pemerintah Desa baik Kepala Desa (Kades), maupun Badan Permusyawaratan Desa (BPD) masih banyak yang kesulitan membuat produk mengenai tata naskah peraturan Pemerintah Desa.
Hal itu disampaikan oleh Kasubag Perancang Peraturan Perundang-undangan Bagian Hukum Setda Kabupaten Cianjur, Dindin Solihin kepada awak media di Cipanas, pada Jumat (22/3/2024)
"Kami berkewajiban memberi tahu, selain itu untuk mendorong mencerdaskan pemerintah desa, dalam tata cara penyusunan naskah peraturan-peraturan desa," ujar Dindin.
Baca Lainnya :
- Ketua DPRD Cianjur Langsung Pimpin Rapat Paripurna
- Bey Machmudin Serahkan LKPD Unaudited ke BPK RI
- Bupati Cianjur Mutasi 6 Pejabat Eselon 2
- Sedang Tarawih, Uang Puluhan Juta Raib, seorang Pelakunya Tertangkap
- Bey Machmudin Terima Pekerja di Kantor Dewan Tegaskan Tak Akan Terbitkan Kepgub Skala Upah
Maka, sambung Dindin, Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur melakukan Semiloka Legal Drifting tanggal 21 Maret 2024, yakni kegiatan yang melibatkan 7 Kades berikut BPD, dan peserta lainnya dilakukan di Aula Kecamatan Cipanas.
Selain itu, Dindin menjelaskan, Legal Drifting, penyusunan produk hukum desa untuk Pemerintah Desa, BPD, dan Kecamatan.
Tujuannya untuk pemahaman dalam penyusunan dan pembuatan produk hukum desa, demi menciptakan produk hukum yang ideal.
Mengenai tata naskah khusus yang disampaikan kepada Kepala Desa, BPD, termasuk dalam persoalan persoalan yang ditemukan di desa,
Contoh, tanah desa bisa dikerjasamakan dengan pihak ketiga dalam jasa pemanfaatan, tapi itu harus ada aturan Petaturan Desa (Perdes) dulu.
"Diatur oleh Perdes turun ke Peraturan Desa kemudian ke peraturan Kepala Desa, lalu keputusan Kepala Desa terkait kerjasama dengan pihak ketiga," pungkasnya. (tim-dens).











