- Dinas TPHP Cianjur Hadirkan Sekolah Lapang Alsintan dan Traktor untuk Produktivitas Para Petani
- BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabar Alami Musim Kemarau Lebih Kering
- Disiplin Sekolah Cianjur: Visi Tegas Ipan Sopandi dalam Larangan Motor dan HP Siswa
- Sinergi Kampus dan Desa: KKN UIN Bandung Wujudkan Pembangunan Partisipatif di Cianjur
- Metty Triantika: Gentengisasi Peluang Emas Ekonomi Lokal di Tengah Peningkatan Kualitas Hidup
- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan
- Transformasi Digital Cianjur: Pelatihan AI ASN untuk Layanan Publik yang Lebih Baik bagi Masyarakat
Pendekatan Multi-Stakeholder Perlu Bagi Pemajuan Diplomasi Digital

Keterangan Gambar : Istimewa
Pinusnews.id - Diplomasi digital tidak hanya alat, namun juga sebagai isu khusus yang memiliki dampak geopolitik. Hal ini merupakan fokus Forum Tematik Bakohumas Kemenlu bertema “Diplomasi Digital untuk Penguatan Nation Branding Indonesia," secara hybrid di Bandung, beberapa waktu lalu.
“Kami percaya bahwa kolaborasi lintas Kementerian dan Lembaga dalam membangun sinergi dan pemahaman terhadap diplomasi digital tidak kalah penting dari capaian diplomasi digital itu sendiri," ujar Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik, Kemlu, Siti Nugraha Mauludiah.
Sementara itu, Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik, Kominfo, selaku Ketua Umum Bakohumas, Usman Kansong, menyampaikan bahwa diplomasi digital hanya dapat diwujudkan melalui inovasi kebijakan serta adaptasi kelembagaan. Hadir sebagai narasumber adalah Direktur Informasi dan Media, Kemlu; Dosen Program Studi HI, Universitas Parahyangan; dan Southeast Asia Representative, Diplo Foundation.
Baca Lainnya :
- Hipertensi Jadi Penyakit Paling Banyak di Pos Kesehatan Mudik
- Asep Anwar, Apip Iskandar, dan Sumarna Calon Kuat Ketua Peradi Cianjur 2024
- Aturan WFH, BKPSDM: Sifatnya Tidak Wajib Dilaksanakan Setiap Daerah
- Imbauan untuk Wisawatan Jangan Berenang di Pantai Jayanti dan Cemara Cidaun
- Bupati Cianjur Akan Membangun Rumah Buat Pasutri yang Hidupnya Miskin
Forum menyepakati bahwa penyusunan strategi nasional diplomasi digital yang efektif untuk tujuan nation branding Indonesia perlu dilakukan. Hal ini dilakukan melalui penentuan visi dan misi yang jelas dan terukur, menjunjung prinsip transparansi dan akuntabilitas. Diperlukan pendekatan multi stakeholder, multilevel governance, dan multidisciplinary.
Seluruh pemangku kepentingan, baik K/L maupun non pemerintah, perlu aktif berkontribusi membantu upaya diplomasi digital. Pembentukan citra positif Indonesia juga perlu terus digencarkan dan diadaptasi menggunakan digital tools yang terus berkembang, seperti platform media sosial dan kecerdasan buatan. Penentuan prioritas yang akan didorong dalam pembentukan nation branding juga krusial sebagai fokus sekaligus memberikan arah jelas terhadap strategi nasional diplomasi digital. (tim).











