- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan
- Transformasi Digital Cianjur: Pelatihan AI ASN untuk Layanan Publik yang Lebih Baik bagi Masyarakat
- Wagub Erwan Lantik Anggota BPSK Jabar 2026-2031
- Respons Kilat Camat Mande Selamatkan Pengguna Jalan dari Bahaya Tanah Licin di Bobojong
- Menembus Paradox Eksistensial: Dari Agrabinta ke Takokak
- Ironi Pendidikan Cianjur: Sekolah Retak dan Tanpa Toilet
- Peletakan Batu Pertama Pembangunan Sekolah Khusus SLB Bina Asih Cianjur Resmi Dimulai
Imbauan untuk Wisawatan Jangan Berenang di Pantai Jayanti dan Cemara Cidaun

Keterangan Gambar : Para petugas berpatroli ke tempat wisata sekaligus mengimbau supaya wisatawan tidak berenang ke tengah lautan.
Pinusnews.id - Upaya untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tak diinginkan, petugas gabungan terdiri dari TNI-Polri, Geana dan Tagana di Kecamatan Cidaun patroli di bibir pantai Jayanti dan Cemara Cianjur selatan.
Dalam kegiatan patroli tersebut, dipimpin langsung Kapolsek Cidaun, AKP Munawir selaku Kaops Yan 9, meliputi pantai Jayanti dan Cemara.
Namun, para petugas tersebut tidak hanya melakukan patroli, tapi sekaligus memberikan imbauan bagi para pengunjung atau wisatawan, yang datang ke pantai agar tidak berenang ke tengah laut.
Baca Lainnya :
- Bupati Cianjur Akan Membangun Rumah Buat Pasutri yang Hidupnya Miskin
- Bupati Cianjur Akan Membangun Rumah Buat Pasutri yang Hidupnya Miskin
- Aduan Masyarakat Lewat Sapawarga ke Pemdaprov Jabar Dituntaskan
- Selama Arus Mudik hingga H2 Lebaran, Posko Kesehatan Jabar Tangani Enam Jenis Penyakit
- Penyakit tak Libur Saat Libur Lebaran, Waspadai Demam Berdarah dan HFMD
"Pantai Jayanti dan Cemara menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal Cianjur dan juga Bandung," kata Munawir, Minggu (14/4/2024).
Menurutnya, kondisi air laut saat ini dalam keadaan pasang, sehingga dikhawatirkan terjadinya hal yang tak diinginkan.
"Maka kami terus berupaya untuk menghalau wisatawan yang tengah berlibur ke pantai Jayanti dan Cemara," tegasnya. (tim).











