- Disiplin Sekolah Cianjur: Visi Tegas Ipan Sopandi dalam Larangan Motor dan HP Siswa
- Sinergi Kampus dan Desa: KKN UIN Bandung Wujudkan Pembangunan Partisipatif di Cianjur
- Metty Triantika: Gentengisasi Peluang Emas Ekonomi Lokal di Tengah Peningkatan Kualitas Hidup
- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan
- Transformasi Digital Cianjur: Pelatihan AI ASN untuk Layanan Publik yang Lebih Baik bagi Masyarakat
- Wagub Erwan Lantik Anggota BPSK Jabar 2026-2031
- Respons Kilat Camat Mande Selamatkan Pengguna Jalan dari Bahaya Tanah Licin di Bobojong
Pemda Cianjur Lagi Cari Investor untuk Kerja Sama Pengelolaan Sampah

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur, Komarudin.
Pinusnews.id - Pemda Cianjur kini tengah berusaha keras menangani sampah, yang setiap harinya terkumpul sebanyak 300 ton sampah.
Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur, Komarudin, untuk mengatasi persoalan sampah di Cianjur ini sedang diusahakan bekerja sama dengan investor.
"Kami sekarang sedang mencari investor yang tidak membebani APBD, dan mencoba pendampingan dari sisi regulasi saja, tidak memakai dana APBD," kata Komarudin, usai rapat di Pendopo Cianjur, Senin (20/5/2024).
Baca Lainnya :
- HARKITNAS 2024 Dua Dekade ke Depan Momen Krusial Masa Depan Indonesia
- Pemprov Jabar dan GIP: Sepaham Bangun Industri Pariwisata Jabar dan Ambil Hikmah Kejadian Subang
- Kemenkes dan Starlink Akan Sediakan Internet di Puskesmas Daerah Terpencil-Perbatasan-Kepulauan
- 20 Kades di Cianjur Lakukan Penyelewengan Anggaran Ketahanan Pangan
- Bupati Cianjur: Kades Jangan Hanya Duduk di Kantor, Harus Aktif Kerja di Masyarakat
Komarudin mengungkapkan, untuk mengolah sampah tersebut mayoritas investor yang masuk ke Cianjur, rata-rata mereka meminta pendampingan anggaran, tapi pihaknya menolak.
"Jika dihitung sehari sekitar Rp200.000 per ton. Sedangkan sampah di Cianjur per harinya 300 ton. Ini berarti sudah 600 juta sehari kalau kali setahun kan besarnya sekitar 42 miliaran, dan kami tidak mampu menyediakan dana sebesar itu, makanya Kami sekarang sedang mencari investor," imbuh Komarudin.
Selain itu, Komarudin juga menjelaskan bahwa bila sampah itu diolah oleh investor, pasti ada hasilnya yang tidak harus setor ke pemerintah daerah, namun ada kebijakan lain semisal pajak daerah.
"Terpenting antara Pemda Cianjur dengan investor harus saling menguntungkan, terutama dalam memecahkan masalah persampahan di Cianjur, yang harus segera dituntaskan," tegas Komarudin.
Disebutkan, pihak Dinas Lingkungan Hidup Cianjur pun sudah mempersiapkan rencana kerja dengan mensosialisasikan kepada masyarakat tentang rumusan-rumusan terkait penanganan sampah di Cianjur.
"Persoalan sampah di Cianjur ini membutuhkan beragam cara serta partisipasi aktif dari semua pihak. Selain itu dorongan dana supaya lebih jelas arahnya dalam menangani persampahan ini," pungkas Komarudin. (dens).











