- Disiplin Sekolah Cianjur: Visi Tegas Ipan Sopandi dalam Larangan Motor dan HP Siswa
- Sinergi Kampus dan Desa: KKN UIN Bandung Wujudkan Pembangunan Partisipatif di Cianjur
- Metty Triantika: Gentengisasi Peluang Emas Ekonomi Lokal di Tengah Peningkatan Kualitas Hidup
- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan
- Transformasi Digital Cianjur: Pelatihan AI ASN untuk Layanan Publik yang Lebih Baik bagi Masyarakat
- Wagub Erwan Lantik Anggota BPSK Jabar 2026-2031
- Respons Kilat Camat Mande Selamatkan Pengguna Jalan dari Bahaya Tanah Licin di Bobojong
Master Plan RSUD Sayang Cianjur Menuju Standar Internasional
Editor: Arsila Fadwi

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Herman Suherman dan Direktur RSUD Sayang Cianjur Irvan Nur Fauzy.
Pinusnews.id - Kenapa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur ingin berstandar internasional, sebabnya kita melihat visi Indonesia ke depan dimana Indonesia emas di 2045, kita lihat existing di Cianjur saat ini, IPM kita masih rendah, terutama kesehatan, stunting juga masih cukup tinggi, jadi dalam rangka menunjang Indonesia emas di 2045 anak-anak atau masyarakat Cianjur harus sehat caranya harus tingkatkan sarana kesehatannya Rumah Sakitnya.
Demikian yang dikemukakan Bupati Cianjur Herman Suherman saat menghadiri acara Expose Master Plan RSUD Sayang dalam rangka Menuju Rumah Sakit yang berstandar internasional, bertempat di Ruang Garuda Cianjur, pada Rabu, (27/12/2023).
Bupati Cianjur juga menyampaikan bahwa ini sebuah proses RSUD Sayang berstandar internasional, dengan visi menuju rumah sakit yang berstandar internasional.
Baca Lainnya :
- Pemdaprov Jawa Barat Raih Hasil Sangat Baik Indeks Kualitas Kebijakan
- Tahun 2024, Optimisme Pelaku Usaha Industri Pengolahan Non Migas Tetap Terjaga
- Forum Bakohumas Kemenkes RI 2023: Bersama Gaungkan UU Kesehatan
- Resmikan Base Transceiver Station 4G Bakti di Talaud, Presiden Tekankan Pentingnya Konektivitas untu
- Jadi, Siapa yang Salah?
"Sangat diharapkan semua pelayanan harus baik, jadi ini merupakan sebuah prosesnya pada meningkatkan pelayanan yang bagus," harap Herman Suherman.
Sementara itu Irvan Nur Fauzy selaku Direktur RSUD Sayang menyampaikan bahwa dalam rangka menuju Rumah Sakit berstandar internasional, Bupati meminta kepada pihak RSUD Sayang untuk Expose Master Plan RSUD Sayang, termasuk juga pengembangan gedung Rawat Inap.
"Tadi sudah disampaikan oleh para konsultan perencana master plan rumah sakit tersebut, akan tetapi masih ada beberapa yang harus di singkronkan," tutur Irvan.
Selain itu, dr Irvan juga menegaskan bahwa Master Plan itu diambil dari periode sebelumnya, yang hingga sekarang ada semacam penyempurnaan.
"Sebagaimana yang disampaikan oleh Bapak Bupati Cianjur, agar nantinya menjadi master plan yang final sesuai kebutuhan pada pemenuhan RSUD, yang berstandar internasional," jelas Irvan. (Dens).











