- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
- SADA JABAR, Aplikasi Baru Permudah Program Pemprov Jabar Lebih Tepat Sasaran
- 3.500 Beasiswa untuk Masa Depan: Janji Nyata Disdikpora Cianjur demi Pendidikan yang Merata
- Rembug Warga di Cidamar: Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jaga Alam, Dukung Pembangunan
Master Plan RSUD Sayang Cianjur Menuju Standar Internasional
Editor: Arsila Fadwi

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Herman Suherman dan Direktur RSUD Sayang Cianjur Irvan Nur Fauzy.
Pinusnews.id - Kenapa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur ingin berstandar internasional, sebabnya kita melihat visi Indonesia ke depan dimana Indonesia emas di 2045, kita lihat existing di Cianjur saat ini, IPM kita masih rendah, terutama kesehatan, stunting juga masih cukup tinggi, jadi dalam rangka menunjang Indonesia emas di 2045 anak-anak atau masyarakat Cianjur harus sehat caranya harus tingkatkan sarana kesehatannya Rumah Sakitnya.
Demikian yang dikemukakan Bupati Cianjur Herman Suherman saat menghadiri acara Expose Master Plan RSUD Sayang dalam rangka Menuju Rumah Sakit yang berstandar internasional, bertempat di Ruang Garuda Cianjur, pada Rabu, (27/12/2023).
Bupati Cianjur juga menyampaikan bahwa ini sebuah proses RSUD Sayang berstandar internasional, dengan visi menuju rumah sakit yang berstandar internasional.
Baca Lainnya :
- Pemdaprov Jawa Barat Raih Hasil Sangat Baik Indeks Kualitas Kebijakan
- Tahun 2024, Optimisme Pelaku Usaha Industri Pengolahan Non Migas Tetap Terjaga
- Forum Bakohumas Kemenkes RI 2023: Bersama Gaungkan UU Kesehatan
- Resmikan Base Transceiver Station 4G Bakti di Talaud, Presiden Tekankan Pentingnya Konektivitas untu
- Jadi, Siapa yang Salah?
"Sangat diharapkan semua pelayanan harus baik, jadi ini merupakan sebuah prosesnya pada meningkatkan pelayanan yang bagus," harap Herman Suherman.
Sementara itu Irvan Nur Fauzy selaku Direktur RSUD Sayang menyampaikan bahwa dalam rangka menuju Rumah Sakit berstandar internasional, Bupati meminta kepada pihak RSUD Sayang untuk Expose Master Plan RSUD Sayang, termasuk juga pengembangan gedung Rawat Inap.
"Tadi sudah disampaikan oleh para konsultan perencana master plan rumah sakit tersebut, akan tetapi masih ada beberapa yang harus di singkronkan," tutur Irvan.
Selain itu, dr Irvan juga menegaskan bahwa Master Plan itu diambil dari periode sebelumnya, yang hingga sekarang ada semacam penyempurnaan.
"Sebagaimana yang disampaikan oleh Bapak Bupati Cianjur, agar nantinya menjadi master plan yang final sesuai kebutuhan pada pemenuhan RSUD, yang berstandar internasional," jelas Irvan. (Dens).











