Kepala Bank Indonesia Jabar Hadiri High Level Meeting TPID dan TP2DD Kabupaten Cianjur

23 Jan 2024, 08:16:17 WIB Cianjur
Kepala Bank Indonesia Jabar Hadiri High Level Meeting TPID dan TP2DD Kabupaten Cianjur

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Herman Suherman, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Erwin Gunawan Hutapea dan jajaran, beserta para pengurus Pesantren, usai acara High Level Meeting TPID dan TP2DD di Kabupaten Cianjur.


Pinusnews.id - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Erwin Gunawan Hutapea menghadiri acara High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Ruang Garuda Pendopo Cianjur, pada Senin (22/1/2024). 

Menurut Erwin, Bank Indonesia Jawa Barat bersinergi dengan TPID dan TP2DD Kabupaten Cianjur.

"Digabungkannya TPID dan TP2DD sebagai salah satu bentuk sinergi dan kolaborasi yang pada hari ini kita laksanakan di Kabupaten Cianjur," kata Erwin Gunawan Hutapea saat memberikan keterangan kepada awak media di Cianjur.

Baca Lainnya :

Pada bagian lain Erwin mengungkapkan, jadi ini merupakan bagian dari kerjasama TPID- TP2DD yang selama ini dilakukan di tingkat provinsi sekarang diperkuat untuk implementasinya di tingkat kabupaten dan kota.

"Hari ini kita dengan dukungan dan perkenalan dari Pak Bupati Cianjur, kita hadir di Cianjur, kita kolaborasikan dengan peresmian salah satu ekosistem pangan terintegrasi atau pangsi dengan fokus pada komoditas beras, yang juga ada hari ini kita sinergikan dengan launching kartu kredit Indonesia di mana BJB bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Cianjur," imbuh Erwin. 

Selain itu, Erwin juga menandaskan bahwa sinergi antara TPID dan TP2DD buat Bank Indonesia yang bersinergi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten maupun kota, adalah salah satu bentuk penguatan antara kedua tim dalam rangka meningkatkan stabilitas khususnya inflasi juga mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat, menjadi fokus BI Jabar di mana pada tahun 2023 beras merupakan salah satu komoditas yang berkontribusi terhadap inflasi tidak hanya di Jawa Barat tapi juga secara nasional. 

"Sehingga dengan langkah yang kita lakukan pada hari ini ekosistem pangan yang terintegrasi dengan berfokus pada 5 pondok pesantren, yang bekerja sama dengan kelompok tani, mudah-mudahan ini menjadi titik awal bagaimana kita mendorong sebuah program ketahanan pangan di Kabupaten Cianjur," ungkap Erwin.

Sementara itu, Bupati Cianjur Herman Suherman menggambarkan situasi dan kondisi di wilayah Kabupayen Cianjur, dimana dari 2,6 juta warga Cianjur 30% nya bisa diarahkan pada sektor pertanian secara produktif, yang diharapkan nantinya bidang pangan ini di kabupaten Cianjur akan bisa menyuplai minimalnya ke daerah-daerah lain secara baik.

“Saya atas nama Pemerintah kabupaten Cianjur mengucapkan selamat dan apresiasi yang setinggi'tingginya kepada Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat, yang telah membuat program ekosistem ketahanan Pangan terintegrasi (Pangsi), termasuk juga KKI dari Bank BJB melalui BKAD Kabupaten Cianjur," tutur Bupati Cianjur.

Dengan keberadaan Bank Indonesia memberikan bantuan ke 5 Pondok Pesantren di Cianjur pastinya ini akan menjadi energy positif bagi peningkatan ekonomi pertanian. 

"Tiada lain kami ingin sejumlah potensi di Cianjur terutama bagi para remaja santri dididik tani secara baik saat di Pondok Pesantren, begitu setelah kembalinya ke rumah masing-masing akan menjadi petani baru dan sudah siap bekerja," imbuh Herman Suherman.

Hadir dalam acara tersebut Sekda Cianjur, para Asisten Daerah, para Kepala OPD, para Kepala Bagian, para Pengurus dari 5 Pesantren, para pihak terkait, dan tamu undangan lainnya. (Dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment