- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan
- Transformasi Digital Cianjur: Pelatihan AI ASN untuk Layanan Publik yang Lebih Baik bagi Masyarakat
- Wagub Erwan Lantik Anggota BPSK Jabar 2026-2031
- Respons Kilat Camat Mande Selamatkan Pengguna Jalan dari Bahaya Tanah Licin di Bobojong
- Menembus Paradox Eksistensial: Dari Agrabinta ke Takokak
- Ironi Pendidikan Cianjur: Sekolah Retak dan Tanpa Toilet
- Peletakan Batu Pertama Pembangunan Sekolah Khusus SLB Bina Asih Cianjur Resmi Dimulai
Gerakan UMKM Cianjur, Lampu Gentur Tembus Pasaran Internasional

Pinusnews.id - Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Cianjur berhasil menembus pasar internasional. Meski masih sebagian kecil, namun cukup membanggakan karena UMKM Cianjur telah memiliki daya saing tinggi.
Hal itu diungkapkan Bupati Cianjur, Herman Suherman yang menyebutkan, dari sekitar 25 ribu UMKM, beberapa diantaranya bisa menembus pasar nasional maupun internasional.
"Beberapa produk yang sudah tembus pasar nasional maupun internasional itu diantaranya produk Lampu Gentur, Radio Antik, dan Sambal Honje serta beberapa produk pakaian," ujar Herman usai membuka acara Cianjur Manjur di Haurwangi, Rabu, 24 Juli 2024.
Baca Lainnya :
- Berikan Kenyamanan Pada Masyarakat, Satlantas Polres Cianjur Amankan 30 Motor Berknalpot Brong
- Program Jaksa Masuk Sekolah di Cianjur Dimulai dari SMKN 1 Cipanas
- Roadshow Bus KPK Tahun 2024, Kick Off Lomba Cerdas Cermat Antar ASN di Cianjur
- 150 Ormas Ikut Jambore Ormas Jabar 2024
- Mahasiswa KKN Al-Azhary membuka Posko Konsultasi Hukum dan Pojok baca di desa Cijagang Cikalongkulon
Herman merasa bangga setiap kali acara Cianjur Manjur di desa selalu dipenuhi berbagai ungulan produk UMKM asli dari daerah tersebut yang sangat beragam.
"Saat ini banyak pelaku UMKM di desa-desa tingal dilakukan pembinaan dari Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagin). Baik pelatihan maupun permodalannya sehingga mereka bisa bersaing," katanya.
Herman menyebut, jumlah UMKM baru telah menyentuh angka 25 ribu UMKM yang tersebar di 32 kecamatan, dari target program 10.000 pelaku.
Produknya pun beragam, mulai dari kerajinan tangan, olahan hasil bumi sampai dengan batik Cianjur.
"Kedepannya saya berharap, produk unggulan lainnya dapat berdaya saing dan bisa naik kelas hingga ke tingkat internasional," imbuhnya.
Untuk membuka pasar lebih luas, Pemkab Cianjur sudah merangkul pengelola pasar modern di Cianjur untuk menyediakan rak dan tempat khusus bagi produk UMKM.
Tidak hanya pasar modern, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan situs jual beli online di dunia maya serta pengelola hotel dan restoran di Cianjur, untuk mengenalkan berbagai produk hasil UMKM.
"Pemkab Cianjur melalui Diskumdagin memberikan bantuan alat dan permodalan bagi pelaku usaha baru, serta menerbitkan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang dapat diurus pada kegiatan Desa Manjur tanpa harus ke kantor dinas," pungkasnya. (tim).











