- Dari Rumah Tidak Layak Huni Menuju Harapan Baru: BAZNAS Cianjur Hadir untuk Fikri
- Jumat Bersih, Wujud Nyata DTPHP Cianjur Jaga Lingkungan
- Delapan Calon Wakil Kepala SNT Cianjur Masuki Babak Wawancara
- Mengenali Sawah Tadah Hujan Agrabinta: DTPHP Cianjur Hadapi Halodo dengan Langkah Tepat
- Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi Komunikasi Publik melalui FGD di Bogor
- Santri Cianjur Tunjukkan Kepedulian: Dari Pesantren untuk Kemanusiaan
- Cianjur Kota Santri yang Kharismatik
- Wajah Baru SD Negeri Tugu Sari: Semangat Baru untuk Pendidikan Cianjur
- Sinergi untuk Cianjur Tangguh: BAZNAS Cianjur Beri 100 Paket Sembako untuk BALAKAR
- Jabatan Bukan Hak Istimewa: Cianjur Perkuat Integritas ASN Bersama KPK
DPPKBP3A Cianjur Lakukan Inovasi Penurunan Angka Stunting

Keterangan Gambar : Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cianjur, Amad Mutawali.
Pinusnews.id - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cianjur, melakukan inovasi penurunan percepatan angka stunting di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Menurut Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cianjur, Amad Mutawali, terkait inovasi dimaksud pihaknya akan fokus pada pendataan-pendataan dan anggaran untuk masalah balita.
"Pertama, pendataan dari balita kita efektifkan, kedua, inventarisasi terkait dengan anggaran supaya timbul support, katena anggaran itu ada yang berbasis dari pemerintah dan ada juga berbasis dari masyarakat," tutur Amad Mutawali seusai acara Cianjur Manjur di Desa Babakan Caringin, Karangtengah, Cianjur, Rabu (15/5/2024).
Baca Lainnya :
- dr Irvan Nur Fauzi: Jajaran Manajemen RSUD Sayang Cianjur Setiap Selasa Harus Bicara Bahasa Inggris
- Kepala Dinkes Cianjur dr Yusman Faisal: Material Asbes Berbahaya Dapat Memicu Sejumlah Penyakit
- Kadisdikpora Cianjur Ruhli Solehudin: Sekolah Dilarang Minta Iuran untuk Kenaikan Kelas
- UPTD P5A Sindangbarang Cianjur Lakukan Upaya Turunkan Angka Stunting
- Kemenkes Sediakan Obat-obatan dan Perbekalan Kesehatan untuk Jemaah Haji
Dijelaskan oleh Amad Mutawali bahwa anggaran dari Pemerintah Kabupaten Cianjur berada di semua lini atau dinas terkait, dan dari Dana Desa.
"Semua pihak terkait yang sudah menganggarkan dana itu merespon secara positif terhadap upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Cianjur," imbuh Amad Mutawali.
Selain itu, Amad Mutawali juga memaparkan, anggaran-anggaran itu digunakan untuk pemenuhan gizi, mempercepat pertumbuhan balita-balita, terutama yang masuk di katagori KRS, keluarga berisiko tinggi, yang stuntingnya bukan masuk di arus penanganan cepat.
"Jadi, nanti dilakukan pendataan atau diinventarisir berapa persen anggarannya itu, baik dari dinas terkait maupun dari Dana Desa yang sudah dialokasikan untuk penurunan stunting tersebut," ungkap Amad Mutawali menandaskan.
Diketahui, keberhasilan Kabupaten Cianjur dalam percepatan penurunan stunting, adalah hasil kolaborasi pemerintah, antar dinas serta pihak-pihak terkait lainnya. Melalui inovasi keberagaman dan kepedulian dari masyarakat akan dikumpulkan menjadi kekuatan besar didalam menurunkan stunting.
"Sekarang ini bari dua kecamatan yakni Kecamatan Cikalongkulon dan Cibeber yang sudah kolaborasi, gotong royong, maupun keroyokan mempercepat penurunan stunting zero," jelas Amad Mutawali. (dens).











