Disbudpar Cianjur Gelar Rekonsiliasi Data Kepariwisataan, Apresiasi Pelaku Industri Wisata Daerah

02 Des 2025, 11:14:53 WIB Wisata
Disbudpar Cianjur Gelar Rekonsiliasi Data Kepariwisataan, Apresiasi Pelaku Industri Wisata Daerah

Keterangan Gambar : Kegiatan Rekonsiliasi Data Kepariwisataan Tahun 2025 yang diprakarsai oleh Disbudpar Kabupaten Cianjur.


Pinusnews.id - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cianjur mengadakan kegiatan Rekonsiliasi Data Kepariwisataan Tahun 2025. Acara ini berlangsung di Bumi Ciherang Hotel, belum lama berselang, dengan menghadirkan para pelaku utama di sektor wisata, mulai dari pengelola hotel, restoran, hingga pengelola objek wisata di seluruh Cianjur., yang dibuka langsung oleh Kepala Disbudpar Kabupaten Cianjur, Ayi Reza Addairobi.  

“Keakuratan data kepariwisataan sangat penting sebagai fondasi bagi kita semua. Data yang valid tidak hanya menjadi cerminan keberhasilan pemerintah dalam menarik wisatawan, tetapi juga menjadi pedoman kami dalam merancang kebijakan pengembangan pariwisata yang tepat dan berkelanjutan," ujarnya.

Sebagai bentuk penghargaan untuk para pelaku industri pariwisata yang berhasil menunjukkan kinerja gemilang, Disbudpar Cianjur memberikan apresiasi khusus berdasarkan data kunjungan wisatawan hingga Oktober 2025.

Baca Lainnya :

Penghargaan untuk Akomodasi Klasifikasi Besar Terfavorit diraih oleh Le Eminence Puncak Hotel dengan catatan kunjungan mencapai 102.814 orang. Sedangkan untuk kategori Klasifikasi Kecil/Sedang, Puncak Pass Resort menyabet predikat terfavorit dengan kunjungan sebanyak 15.159 wisatawan.

Di segmen destinasi wisata, Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) dinobatkan sebagai Objek Wisata Alam Terfavorit dengan total kunjungan 117.613 orang. Taman Bunga Nusantara juga berhasil meraih predikat Wisata Alam Buatan Terfavorit dengan jumlah pengunjung tertinggi yaitu 163.054 wisatawan.

Tak hanya itu, Makam Dalem Cikundul mendapatkan penghargaan sebagai Objek Wisata Penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbaik dengan realisasi pendapatan mencapai 50,19 persen hingga Oktober 2025.

Selain menjadi momen penting untuk sinkronisasi data, kegiatan ini juga menghadirkan suasana hangat antara pemerintah dan para pelaku wisata. Banyak diskusi ringan dan tukar pengalaman yang terjadi, membuka peluang kolaborasi lebih erat ke depan.

Harapannya, sinergi yang terjalin dapat mendorong iklim pariwisata Cianjur semakin berkembang dan bisa bersaing di level yang lebih tinggi.

“Dengan kerjasama yang solid, kita bukan hanya mengelola data, tapi juga merancang masa depan pariwisata Cianjur yang lebih cerah dan bermanfaat untuk semua," imbuhnya. (dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment