- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
- SADA JABAR, Aplikasi Baru Permudah Program Pemprov Jabar Lebih Tepat Sasaran
- 3.500 Beasiswa untuk Masa Depan: Janji Nyata Disdikpora Cianjur demi Pendidikan yang Merata
- Rembug Warga di Cidamar: Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jaga Alam, Dukung Pembangunan
Diduga OTK Membakar Dua Mobil Timses Caleg DPR RI Jabar III di Cianjur

Keterangan Gambar : Salah satu mobil tim pemenangan caleg yang dibakar OTK.
Pinusnews.id - Dua buah mobil tim sukses Caleg DPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa dari Dapil Jawa Barat III Cianjur-Bogor Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) diduga dibakar orang tak dikenal (OTK).
Pembakaran tersebut terjadi pada saat mobil sedang terparkir di posko pemenangan Balai Latihan Kerja Komunitas Yayasan Gerbang Marhamah, Kampung Cibadak, Desa Sukanagalih, Kecamatan Pacet, Cianjur, pada Sabtu (17/2/2024) sekitar pukul 03.00 WIB.
Caleg DPR RI Dapil Jawa Barat III Neng Eem mengatakan, pada saat terjadi pembakaran timnya sedang berada di dalam posko dan mendengar suara ledakan.
Baca Lainnya :
- PTDI dan Bappenas Dorong Pengembangan Ekosistem Industri Kedirgantaraan di Bali
- Hari Kanker Sedunia, Kemenkes Upayakan Deteksi Dini Kanker Lebih Mudah dan Murah di Puskesmas
- Badan Makin Kurus, Kulit Keriput, Balita di Cugenang Cianjur Diduga Alami Gizi Buruk
- Bey Machmudin Dampingi Menkes Resmikan Layanan Rujukan Prioritas RSUD Al-Ihsan Jabar
- Lampaui Rp565 Triliun, Tren Investasi Manufaktur Terus Naik di Dekade Terakhir
"Semua tim yang ada di posko itu habis keliling mengumpulkan form C1 (salinan) pakai mobil itu (Toyota Raize). Pada saat semua didalam posko sekira pukul 03.00 WIB tim saya dengar ada suara ledakan ternyata mobil sudah terbakar," tuturnya kepada wartawan, Sabtu (17/2/2024).
Menurutnya, pembakaran tersebut menghanguskan dua unit mobil timnya yaitu Toyota Raize dan Lexus.
Dari hasil keterangan kepolisian, Kata Neng Eem memang ada unsur kesengajaan karena ditemukan adanya jerigen, korek dan kain di bawah kedua mobil.
“Itu memang ada unsur kesengajaan, tidak meledak tiba-tiba. Saya juga tidak tahu motifnya. Apakah mau membakar posko, atau ingin menghancurkan form C1, atau teror saja,” jelasnya.
Sementara itu, saksi kejadian pembakaran, Sasmita (73) mengungkapkan, pada saat dirinya melihat satu unit mobil sudah terbakar hebat dan satu mobil berhasil dipadamkan oleh warga sekitar dan tim yang berada di posko.
"Saya mau ke masjid, kondisi sudah ramai. Mobil yang depan Toyota sudah terbakar hebat. Sementara yang hitam (Lexus) apinya masih kecil dan langsung dipadamkan,” ujarnya.
Menurutnya beberapa jam kemudian, api yang membakar mobil tersebut berhasil dipadamkan oleh warga dan petugas Damkar yang datang ke lokasi kejadian.
“Pada saat itu saya langsung melanjutkan ke masjid untuk salat subuh. Sepulang dari masjid, sudah ada pihak kepolisian di lokasi,” pungkasnya. (tim).











