- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
- SADA JABAR, Aplikasi Baru Permudah Program Pemprov Jabar Lebih Tepat Sasaran
- 3.500 Beasiswa untuk Masa Depan: Janji Nyata Disdikpora Cianjur demi Pendidikan yang Merata
- Rembug Warga di Cidamar: Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jaga Alam, Dukung Pembangunan
Bupati: Setiap Tahun Cianjur Kelebihan Beras, Tapi Aneh Harganya Mahal

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Herman Suherman.
Pinusnews.id - Mahalnya harga kebutuhan pokok terutama beras membuat Bupati Cianjur, Herman Suherman akan mengelola kebutuhan masyarakat melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Cianjur.
Selain itu, Pemkab Cianjur akan mengadakan pasar murah beras.
Menurut Herman, berdasarkan laporan dari Dinas Pertanian Perkebunan Pangan dan Hortikultura (DPPPH) Kabupaten Cianjur bahwa setiap tahun Cianjur surplus beras. Namum anehnya harga beras tetap mahal.
Baca Lainnya :
- Jalin Terus Sinergi dan Kolaborasi Tangani Kebencanaan di Jawa Barat
- Bupati Buka Giat Orientasi P3K di Lingkungan Pemkab Cianjur Tahun 2024
- Masyarakat Diimbau Tak Khawatir, Bey Pastikan Stok Beras di Jabar Aman Terkendali
- Semangat Sembuh Setelah Dibantu Mensos Risma
- Diduga OTK Membakar Dua Mobil Timses Caleg DPR RI Jabar III di Cianjur
"Tapi kenyataannya kan harga mahal seperti ini. Pertanyaannya berasnya ke mana? Artinya harus jadi pengalaman ke depan. Sebelum beras itu dijual ke luar, tentunya kita harus menyiapkan dulu stok pangan masyarakat Cianjur," ujarnya kepada awak mendia, Selasa (20/2/2024).
Dengan harga beras yang saat ini tinggi, lanjut Herman pihaknya akan mengambil langkah solusi dengan mengedepankan BUMD. Pihaknya berharap kedepannya BUMD bisa mengendalikan harga kebutuhan pokok.
"Bagaimana solusinya, yang saya gemborkan BUMD. BUMD itu tujuan ke depan harus bisa mengendalikan harga. BUMD harus ada gudang, kebetulan kita punya gudang padi," kata Herman.
Herman menilai tingginya harga beras saat ini disebabkan oleh kemarau panjang yang waktu itu sedang musim tanam. Ketika sekarang ada yang tanam dan sebagian panen terjadi hujan bahkan banjir sehingga menyebabkan gagal panen lagi.
"Kemarin kita kemarau panjang, begitu kemarau panjang musim tanam, terus banjir, dan lain sebagainya. Sehingga gagal panen. Karena supply dengan demand yang tak seimbang harga naik. Sekarang kebutuhan banyak, stok sedikit, jadi naik," tutupnya. (dens).











