Bomero Dibuka Lagi, Pengguna Kendaraan Menarik Napas Lega

11 Okt 2022, 07:35:27 WIB Cianjur
Bomero Dibuka Lagi, Pengguna Kendaraan Menarik Napas Lega

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur dan para pejabat saat pembukaan kembali Bomero untuk kendaraan roda 4 dan 2.


pinusnews.id Cianjur -Setelah sekian lama pasar Bojongmeron (Bomero) tepatnya jalan KH. Agus Saleh, ditutup untuk kendaraan roda dua dan empat, kini telah dibuka lagi. Bagi pengguna kendaraan akhirnya menarik napas dengan lega.


"Alhamdulillah, hari ini tanggal 10 oktober 2022, saya disaksikan para pejabat pemerintah dan warga masyarakat, membuka kembali jalan KH Agus Saleh, yang penggunaannya untuk kendaraan roda empat," kata Bupati Cianjur H Herman Suherman, saat meresmikan atas dibukanya jalan KH. Agus Saleh atau lebih akrab dengan jalan Bojongmeron (Bomero), Senin, 10 Oktober 2022.

Baca Lainnya :


Disebitkan Bupati, dibukanya kembali jalan itu berdasarkan usulan dari tokoh masyarakat/pedagang, kajian dari bakorlantas, tentunya juga dibukanya kembali untuk kendaraan roda 4 dan 2, tanpa menghilangkan jalan ini sebagai ikon, yang mana jalan ini juga merupakan jalan heritage bagi perekonomian masyarakat, olahraga, untuk kesenian dan lain sebagainya.


“Saya titip jaga kebersihan, keamanan ketertiban, dan mudah-mudahan akan semakin terasa manfaatnya atas dibukanya kembali bagi kendaraan roda 4 dan 2 jalan Bomero ini," tambah Bupati.


Sementara, H. Budhi Rahayu Toyib selaku Asisten Perekonomian dan pembangunan melaporkan, Jalan KH Agus Saleh (Bomero) itu statusnya merupakan jalan kabupaten, sejak tahun 1983 berupah fungsi menjadi pasar Bojongmeron (Bomero) dibawah dinas pasar. 


Namun, sejak tahun 2014 ketika pasar Bojongmeron di pindahkan ke Pasar Induk Pasir Hayam, jalan itu di tutup untuk kendaraan 4 maupun 2, dan fungsinya menjadi Bomero Citywalk yang diperuntukan bagi pejalan kaki saja. 


"Kemudian, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan mengembalikan fungsi jalan KH Agus Saleh, maka saat ini dibuka kembali penggunaannya jalan ini menjadi jalan yang dapat dilalui oleh kendaraan roda 4 dan 2, dengan tetap mempertahankan kekhasannya sebagai ruang publik," pungkas Budhi Rahayu Toyib. (ds).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment