Akses Situs Sejarah Batu Kasur Ditutup Sementara, Upaya Pelestarian Nilai Budaya dan Keselamatan Pen

19 Nov 2025, 07:00:30 WIB Seni & Budaya
Akses Situs Sejarah Batu Kasur Ditutup Sementara, Upaya Pelestarian Nilai Budaya dan Keselamatan Pen

Keterangan Gambar : Situs Wisata Batu Kasur di Desa Gadog-Desa Cibodas, Pacet, Cianjur, yang ditutup sementara dan sedang ditinjau para pihak terkait bersama pemilik lahan.


Pinusnews.id - Akses menuju situs wisata Batu Kasur di kawasan Gunung Kasur, Kecamatan Pacet, saat ini ditutup sementara oleh PT Agro Nature Nusantara (PT ANN). Penutupan akses ini memicu keluhan para pengunjung dan menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Situs Batu Kasur merupakan warisan sejarah penting yang menyimpan nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat setempat. Batu Kasur dikenal sebagai salah satu peninggalan bersejarah yang menjadi simbol kebudayaan dan daya tarik wisata edukasi di kawasan Pacet. Keberadaan situs ini tidak hanya melestarikan sejarah, tetapi juga menguatkan identitas budaya masyarakat sekitar yang terus dijaga turun-temurun.

Namun, saat ini pengunjung mengeluhkan sulitnya mencapai lokasi karena pintu gerbang menuju kawasan tersebut terpasang plang larangan masuk. Papan pengumuman itu terletak di ujung Jalan Desa Gadog, tepat di gerbang menuju Gunung Kasur.

Baca Lainnya :

“Berkunjung ke lokasi situs Batu Kasur sekarang sulit karena akses ditutup,” keluh salah seorang pengunjung, Minggu (16/11/2025).

Menanggapi keluhan tersebut, perwakilan PT ANN, Mudhori, menjelaskan bahwa kawasan Gunung Kasur memang berada di wilayah Desa Gadog dan Cibodas—area yang kini menjadi lahan milik PT ANN seluas 30 hektare yang sedang dikembangkan menjadi perkebunan alpukat.

Penutupan ini bersifat situasional dan tidak permanen. Saat ini sedang berlangsung pembangunan dan pemeliharaan tanaman alpukat, yang melibatkan banyak kendaraan proyek melintas di area tersebut.

“Penutupan dilakukan untuk menjaga keselamatan pengunjung karena banyak kendaraan proyek yang melintas di jalan menanjak dengan kemiringan sekitar 25 derajat, dan truk serta motor proyek sering hilir mudik membawa material,” jelas Mudhori kepada awak media, Senin (17/11/2025).

Selain alasan keamanan, akses yang steril diperlukan demi kelancaran proses pengembangan perkebunan. Namun, saat tidak ada aktivitas proyek atau angkutan material, PT ANN tetap mengizinkan masyarakat untuk melintas dan mengunjungi situs Batu Kasur.

“Kami berharap pengunjung bisa memahami kondisi ini. Setelah pembangunan selesai, akses akan kembali dibuka dan pengunjung dapat menikmati keindahan situs Batu Kasur sekaligus melihat suasana segar kebun alpukat,” tambah Mudhori.

Masyarakat dan pengunjung diharapkan terus menjaga dan menghormati nilai sejarah serta nilai-nilai kebudayaan yang terkandung dalam situs Batu Kasur, agar warisan ini dapat dinikmati secara lestari oleh generasi mendatang. (tim dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment