- DPRD Cianjur Gelar Rapat Paripurna: Jawaban Eksekutif atas Pandangan Umum Fraksi
- Hilman Saukani: BAZNAS dan Dekopinda Merajut Sinergi Zakat yang Menggerakkan Umat
- Ruhli Solehudin: Sekolah Rakyat Cianjur Masih Pending, Lahan 10 Hektare Jadi Kendala Utama
- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
5 Tips Survive Dalam Hadapi Resesi Ekonomi 2023
Penulis: Muhammad Mamur (Magang)

Keterangan Gambar : Animasi dan ilustrasi Resesi Ekonomi
pinusnews.id Bandung- Resesi Ekonomi tengah menjadi isu yang hangat di masyarakat. Hal ini telah menjadi perhatian pemerintah Indonesia dari tahun lalu, dimana resesi terjadi karena imbas dari pandemi covid -19 yang melanda dunia selama 2 tahun terakhir ini, sehingga sirkulasi ekonomi terhambat karena runtuhnya aktivitas perdagangan dan jual beli.
International Money Found (IMF) menyampaikan bahwa sepertiga dari negara di dunia akan mengalami resesi. Sedangkan negara yang tidak terkena akan turut merasakan dampak dari resesi, oleh karena itu pemerintah menghimbau Indonesia untuk siap siaga terhadap ancaman ekonomi ini.
Tahun 2023 telah memasuki akhir Januari, dimana perlambatan ekonomi makin dirasakan oleh masyarakat. Walaupun Indonesia termasuk negara yang masih dalam kategori aman, tapi tak menutup kemungkinan kejadian krisis terdahulu akan terulang kembali, oleh karena itu ada beberapa tips masyarakat agar bisa survive dalam menghadapi ancaman resesi.
Baca Lainnya :
- Peltu Rohadi Hadiri HUT Serdadu Eks Tri Matra Nusantara Ke-3 di Kota Bunga Pacet
- Cianjur Bangkit Bersama Rakyat di Desa Sarampad, Cugenang
- Presiden Jokowi Buka Rakernas Program Banggakencana di Jakarta
- Dedi Supriadi : Forum Konsultasi Publik Sudah Terjadwalkan Setiap Tahunnya
- Korban Indosurya Tuntut Keadilan, Usai Vonis Lepas Henry Surya
Pertama adalah dengan menabung pada pos dana darurat, hal ini dilakukan agar masyarakat mempunyai tabungan jika hal yang tidak diinginkan terjadi. Cara kedua adalah mengurangi hutang konsumtif, karena ini dapat mengancam keuangan untuk hal-hal yang tidak penting.
Ketiga, adalah membuat penyusunan keuangan, hal ini dilakukan bertujuan untuk mengatur sirkulasi keuangan dengan skala prioritas yang diutamakan. Keempat, memanfaatkan peluang agar menjadi penghasilan tambahan, disamping pendapatan utama.
Cara terakhir adalah dengan memiliki asuransi, beragam asuransi seperti kesehatan dan keselamatan kerja harus dimiliki oleh masyarakat. Ini dilakukan untuk menghindari pengeluaran yang berlebih di masa yang akan datang.











