- DPRD Cianjur Gelar Rapat Paripurna: Jawaban Eksekutif atas Pandangan Umum Fraksi
- Hilman Saukani: BAZNAS dan Dekopinda Merajut Sinergi Zakat yang Menggerakkan Umat
- Ruhli Solehudin: Sekolah Rakyat Cianjur Masih Pending, Lahan 10 Hektare Jadi Kendala Utama
- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
Yusman Faisal Targetkan HIV di Kabupaten Cianjur Hilang 6 Tahun ke Depan

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Yusman Faisal.
Pinusnews.id - Kepala Dinas Kesehatan (KaDinkes) Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, menargetkan Human Immunodeficiency Virus (HIV) hilang dari Kabupaten Cianjur, Jawa Barat enam tahun ke depan.
Menurut Yusman Faisal, penyakit yang menyerang kekebalan tubuh itu, hingga kini masih menjadi momok yang menakutkan karena penularannya begitu cepat lewat kontak seksual.
Selain itu, penderita HIV pun, masih banyak yang tidak melapor ke pusat kesehatan seperti Puskesmas ataupun Rumah Sakit sehingga tidak tertangani secara medis.
Baca Lainnya :
- 31 Delegasi Negara Asia Afrika Bakal Hadir di AAF 2024
- Mau Diusir oleh Bank Tanah, Ratusan Petani Unjuk Rasa Menuntut Keadilan
- Kepala Itda Cianjur Endan Hamdani: Sanksi Terberat Penggelapan Dana PIP, Diberhentikan dengan Tidak
- Sekda Jabar: Investasi Harus Berdampak pada Penurunan Angka Pengangguran dan Kemiskinan
- Rapat Parpurna DPRD Kabupaten Cianjur
Terkait penanganan HIV di Kabupaten Cianjur, pihak Dinkes Cianjur menggandeng LSM Lensa Cianjur untuk menekan angka penularan HIV.
“Untuk penanganan HIV kita tidak bisa sendiri, kita bekerjasama dengan LSM Lensa sehingga kita bisa meminimalisir angka penularannya bahkan terbebas di tahun 2030,” kata Yusman, Jumat, (5/07/2024).
Yusman Faisal menjelaskan, diikutsertakan juga penggunaan media yang bersifat memberikan informasi untuk digunakan agar para penderita HIV mempunyai keinginan mendapatkan penanganan pengobatan secara berkala.
“Kemudian kita melakukan sosialisasi lewat podcast atau pun media massa, yang bekerjasama dengan Dinkes Cianjur agar menjadi pembelajaran, dan HIV ini penyakitnya harus dijauhi, tetapi tidak dengan orangnya,” ujarnya.
Bahkan Yusman Faisal begitu sangat berharap, tak ada pasien HIV yang tak tertangani dengan baik di wilayah Kabupaten Cianjur.
“Semua harus terobati, yang paling penting pasien harus konsisten tidak ada yang satu hari tidak minum obat,” tegas Yusman Faisal. (dens).











