- DPRD Cianjur Sepakati Perubahan APBD 2026: Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Rakyat
- Revitalisasi SMPS Karakter Daarul Arsyad: Wajah Baru Sekolah dan Bangkitkan Semangat Belajar
- BAZNAS Cianjur dan Sholat Istisqo: Dari Doa dan Sedekah Harapkan Hujan di Cianjur
- Kolaborasi Kemenag dan BAZNAS Cianjur, Menguatkan Usaha Masyarakat dari KUA
- Jamsostek Award 2026: Bukti Nyata Kinerja Disnakertrans Cianjur dalam Melindungi Nasib Buruh
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Integritas dan Komitmen Pelayanan Publik
- Pelantikan dan Pelatihan PMR Cianjur di Cibodas Jadi Momentum Kepemudaan
- Disdikpora Cianjur Tegaskan Profesionalisme ASN Lewat Penegakan Aturan
- Pemprov Jabar Selenggarakan Bursa Kerja Secara Live, Bisa Dipantau di Tiktok KDM
- Diskominfo Cianjur Perkuat Layanan Pengaduan agar Cepat dan Responsif
Visi Berani H. Tata: BAZNAS Cianjur Targetkan Rp18 Miliar Dana Non-Zakat Fitrah di 2026

Keterangan Gambar : Ketua Badan Amil Zakat (BAZNAS) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, H. Tata.
Pinusnews.id - Di tengah tantangan ekonomi yang dinamis, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur menunjukkan komitmen kuat untuk memperluas jangkauan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Di bawah kepemimpinan Ketua BAZNAS Cianjur, H. Tata, lembaga ini menetapkan target ambisius Rp18 miliar untuk penghimpunan dana non-zakat fitrah pada 2026—kenaikan sekitar 15 persen dari capaian tahun sebelumnya.
Langkah ini sejalan dengan arahan BAZNAS RI dan BAZNAS Provinsi Jawa Barat, yang mendorong peningkatan ZIS di tingkat daerah.H. Tata, dengan visi strategisnya, menjadi motor penggerak utama. Ia menyampaikan bahwa seluruh BAZNAS kabupaten dan kota didorong untuk menaikkan target.
“Seluruh Baznas kabupaten dan kota diminta menaikkan target penghimpunan dana sebesar 15 persen pada tahun 2026,” katanya tegas.
Baca Lainnya :
- Satpol PP Cianjur Gelar Operasi Yustisi
- BPNT di Desa Sukamulya, Dikelola BUMDes Secara Mandiri
- 8 Kades Ontrog Kantor Camat Warungkondang, Ada Apa?
- Naringgul Cianjur Dilanda Banjir
- Polisi Cianjur Tangkap Pembunuh Pegawai Koperasi
Kinerja H. Tata terbukti dari pencapaian 2025 yang mengesankan: setelah pemisahan data, zakat fitrah mencapai Rp16,2 miliar, non-zakat fitrah Rp14,3 miliar, dan total keseluruhan Rp32,6 miliar—meningkat 5,3 persen secara bruto berdasarkan analisis Satuan Audit Internal. Ini bukan sekadar angka, melainkan bukti kepemimpinan efektif yang telah membangun fondasi kokoh.
Untuk merealisasikan target 2026, H. Tata mengoptimalkan strategi multifaset. Pertama, fokus pada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur, termasuk puskesmas yang sebelumnya kurang tergarap. Kedua, menyasar ASN di Kantor Kementerian Agama Cianjur serta potensi ZIS dari perusahaan lokal. Ketiga, memperkuat kerja sama dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat kecamatan untuk memperluas jangkauan. Pendekatan ini mencerminkan kecerdasan H. Tata dalam memanfaatkan sumber daya lokal secara maksimal.
Optimisme H. Tata didasari sinergi yang ia bangun. “Kami terus melakukan koordinasi dengan berbagai dinas, instansi, serta jawatan terkait agar penghimpunan dana dapat tercapai sesuai target pada akhir tahun,” imbuhnya. Hasilnya, BAZNAS Cianjur tidak hanya mengejar angka, tapi juga memperluas program pemberdayaan dan bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu.
Kepemimpinan H. Tata membuktikan bahwa dengan arahan tepat dan kolaborasi solid, target ambisius bisa jadi kenyataan. Peningkatan ZIS ini berpotensi mengubah wajah kesejahteraan di Cianjur, menjadikan zakat sebagai pilar pemberdayaan berkelanjutan. (dens).











