- Disiplin Sekolah Cianjur: Visi Tegas Ipan Sopandi dalam Larangan Motor dan HP Siswa
- Sinergi Kampus dan Desa: KKN UIN Bandung Wujudkan Pembangunan Partisipatif di Cianjur
- Metty Triantika: Gentengisasi Peluang Emas Ekonomi Lokal di Tengah Peningkatan Kualitas Hidup
- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan
- Transformasi Digital Cianjur: Pelatihan AI ASN untuk Layanan Publik yang Lebih Baik bagi Masyarakat
- Wagub Erwan Lantik Anggota BPSK Jabar 2026-2031
- Respons Kilat Camat Mande Selamatkan Pengguna Jalan dari Bahaya Tanah Licin di Bobojong
Tidak Ada Bantuan Dana, Bangunan SDN Ciawitali Agrabinta Cianjur Ambruk

Keterangan Gambar : Bangunan SDN Ciawitali yang ambruk di wilayah Kecamatan Agrabinta, Cianjur Selatan.
Pinusnews.id - Karena dimakan usia, tiga bangunan yang berada di SDN Ciawitali Kampung Cilampahan, Desa Bojongkaso, Kecamatan Agrabinta, Cianjur, satu diantaranya ambruk.
Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SDN Ciawitali Agrabinta Eryat Eryana mengatakan, bangunan sekolah yang biasa dipakai ada tiga ruangan. Diantaranya satu ruangan kantor dan dua ruangan untuk belajar mengajar.
"Satu bangunannya telah ambruknya sebelum terjadinya gempa baru-baru ini," katanya, Rabu (1/5/2024).
Baca Lainnya :
- Kadis Perkim Dampingi Bupati Resmikan Pembangunan SDN Ibu Jenab I Cianjur
- Bencana Banjir di Jawa Barat Akibatkan Kerusakan Struktural Infrastruktur Publik
- Bupati Resmikan Pembangunan SDN Ibu Jenab I Cianjur, Telan Biaya 9 Miliar
- Korban Pergerakan Tanah Masih Ngungsi, Tidak Jelas Kapan Bisa Kembali ke Rumah
- PDAM Tirta Mukti Cianjur Akan Bangun Danau Seluas 20 Hektar di Gekbrong, untuk Apa?
Dikatakannya, SDN Ciawitali tersebut merupakan SDN yang berada di daerah terpencil yang berbatasan dengan Kabupaten Sukabumi, dengan jumlah 30 orang siswa untuk melakukan kegiatan belajar mengajar disekolah tersebut.
Dari satu bangunan yang telah ambruk tersebut lanjut dia, dua ruangannya yakni ruang siswa untuk belajar dan satunya lagi ruangan kantor, namun keduanya tidak dapat digunakan karena kondisinya cukup membahayakan bagi siswa.
"Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, terpaksa 30 siswa kami, kami tempatkan disalah satu Madrasyah di Kampung Ciroyom yang jaraknya sekitar 2 km dari lokasi SDN Ciawitali, dengan kondisi jalan yang cukup terjal," ujarnya.
Ditambahkan, sebelumnya bangunan SDN Ciawitali berjumlah enam ruangan, satu ruangan kantor dan lima ruangan belajar. Namun tiga ruangan belajar terlebih dahulu ambruk sekitar lima tahun yang lalu, sehingga tersisa tiga ruangan.
"Dengan kejadian ini Kordik sudah melaporkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur. Masyarakat berharap pemerintah agar segera membangun kembali SDN Ciawitali, dikarenakan untuk ke sekolah lainnya jaraknya sekitar 4 hingga lima kilo meter dan harus melalui hutan belantara," jelasnya. (tim).











