- Bupati Wahyu Resmikan Peluncuran AMDK Perumdam Tirta Mukti Cianjur
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur, Sukses Penerimaan Siswa Baru Sekolah Nasional Terintegrasi
- SEATRC 2026 di Cianjur: Lari Lintas Alam Bawa Atlet Asia Tenggara Dorong Pariwisata Lokal
- Epa Fatihah Dinobatkan Sebagai Menteri Kehebohan Wisata Keluarga Bani Asyari
- Perhutani KPH Cianjur Perkuat Sinergi dengan Kejari untuk Pengelolaan Hutan yang Akuntabel dan Berke
- BPBD Cianjur Percepat Distribusi Air Bersih: Respons Hadapi Kekeringan Musim Kemarau
- Bupati Cianjur: Art Space The Unreal Playroom, Kreativitas dan Ekonomi Kreatif Lokal
- Bagian Umum dan Keuangan Sekda Cianjur Gelar Rekonsiliasi Semester 2026
- Ramaikan Hari Anak Nasional, Dinas Pangan Cianjur Hadirkan Pangan Murah untuk Warga
- Kasus Pencemaran Nama Baik PWI Cianjur Terus Bergulir, Perkuat Dugaan Pihak Terlapor
Terima Menlu Prancis, Presiden Prabowo Tekankan Penguatan Kemitraan Strategis antar Kedua Negara

Keterangan Gambar : Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Menteri Eropa dan Urusan Luar Negeri Republik Prancis, Jean-Noël Barrot di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 26 Maret 2025. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev.
Pinusnews.id - Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Menteri Eropa dan Urusan Luar Negeri Republik Prancis, Jean-Noël Barrot di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 26 Maret 2025. Kunjungan Menlu Prancis ke Indonesia merupakan kunjungan dalam rangka peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dengan Prancis.
Menlu Prancis berharap dapat membuka bab baru hubungan bilateral antar kedua negara. “Ini akan menjadi kesempatan untuk merayakan ulang tahun ke-75 hubungan antara Indonesia dan Prancis, untuk membuka babak baru hubungan kita, yang bertujuan untuk memperkuat kedaulatan bersama kita dan menyatukan kekuatan kita untuk memecahkan beberapa masalah penting abad ini, baik krisis regional maupun masalah global,” ujar Menteri Barrot setelah bertemu Presiden Prabowo.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah agenda dibahas terutama isu terkini hubungan bilateral kedua negara. Adapun fokus pembahasan pada penguatan Kemitraan Strategis antara Indonesia dengan Prancis yang telah terjalin sejak tahun 2011. Hubungan kedua negara juga diperkuat melalui Plan of Action (PoA) yang telah ditandatangani pada 24 November 2021.
Baca Lainnya :
- Razia ke Karaoke, Polres Cianjur Amankan Enam Orang Pemakai Narkoba
- Material Longsoran Dibersihkan, Jalur Naringgul Cianjur Bisa Dilintasi
- Polres Cianjur Razia Tempat Hiburan, Tamu dan Pemandu Lagu Kelabakan
- Satpol PP Cianjur Amankan Pengedar Miras dan Obat Faftar GÂ
- Tempat Limbah Mebel di Sukaluyu Musnah Terbakar
Pada momen menerima Menlu Prancis ini, Kepala Negara menyampaikan komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama bilateral antara kedua negara. Pemerintah Indonesia berharap hubungan kerja sama antara Indonesia-Prancis dapat semakin diperluas.
Pemerintah Indonesia menekankan untuk memperluas kerja sama dengan Pemerintah Prancis di bidang pertahanan terutama perihal modernisasi alutsista. Selain itu, pemerintah juga berharap perluasan kerja sama dalam hal transfer teknologi. Hal tersebut menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Indonesia karena sistem pertahanan yang kuat merupakan hal dasar dalam menjaga stabilitas nasional.
Dalam kesempatan ini, Menlu Barrot menyampaikan ucapan terima kasih nya kepada Presiden Prabowo atas penerimaannya. Kunjungan Menlu Prancis ke Indonesia diharapkan mendapat hasil yang konkret dalam penguatan kemitraan antar kedua negara.
“Ini juga merupakan kesempatan bagi saya untuk mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas persiapan aktif kunjungan ini dari pihak Indonesia,” ujar Menlu Barrot menutup keterangannya kepada awak media.
Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut adalah Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (tim-dens).











