- Tanggung Jawab PT DMGP dalam Mengembangkan Energi Panas Bumi di Cipanas, Cianjur
- Rembug Warga: Langkah Nyata Bupati Cianjur Hadirkan Pembangunan Berbasis Aspirasi Masyarakat
- Zakat Bersama: Membangun Cianjur Kuat dari Soliditas Umat Bersama BAZNAS
- Satgas Yonif 300/Brajawijaya Amankan Senjata Logistik Kelompok Bersenjata di Nduga
- Revitalisasi Pendidikan Dasar Cianjur: Tinjauan Bupati di Tengah Tes Akademik Nasional
- Dedikasi Polisi Pelosok: Bripka Bayu, Guru Sukarela di Tengah Tugas Keamanan
- Efisiensi Energi Pemkab Cianjur: Rp388 Juta Dihemat di Bawah Kepemimpinan Hendra
- Memperkuat Fondasi Hukum Cianjur: Pelantikan BLCI sebagai Momentum Edukasi Masyarakat
- KDM: Penataan Halaman Gedung Sate agar Aktivitas Masyarakat Lebih Lancar
- Aplikasi Nyari Gawe Semakin Diandalkan, Total Pelamar Kerja Capai Setengah Juta Orang
Soal Surat Para Pimpinan OPD ke Sekda, Bupati Cianjur: Saya Jadi Sakit Pun Memikirkan Pak Sekda

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Herman Suherman dalam keadaan kurang sehat di atas kursi roda, dan Sekda Cecep Alamsyah saat keduanya usai menghadiri acara di Palace, Cipanas.
Pinusnews.id - Bupati Cianjur, Herman Suherman, angkat bicara perihal beredarnya surat pernyataan yang ditandatangani para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dimintanya mengundurkan diri.
Herman mengatakan, jika dirinya lebih dulu menerima lembaran kertas yang ditandatangani para Kepala OPD.
"Sebenarnya saya lebih dulu menerima surat edaran yang rame diperbincangkan itu," ungkap Bupati kepada wartawan saat kegiatan Sosialisasi Integritas Capaian Anggaran Tahun 2023 bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Palace, Cipanas, Selasa (30/4/2024).
Baca Lainnya :
- DPPKB3A Cianjur dan Bupati Herman Suherman Gelar Silaturahmi Korp Bangga Kencana
- Kadis PUTR Cianjur Lepas 9 Pegawai Purna Tugas
- Bupati Cianjur Terima Penghargaan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
- Korban Pergeseran Tanah di Bojongpucung Sudah Mendapat Bantuan Sembako
- Puluhan Pimpinan OPD Ancam Sekda Cianjur Harus Mundur, Ada Apa?
Bupati Herman juga menjelaskan, saat ini sudah ada bantahan dari yang bersangkutan Sekda Cianjur Cecep Alamsyah. Namun perlu diketahui jika surat itu memang berdasarkan dari keluhan para Kepala OPD, Camat, dan Kepala Desa yang mengeluhkan situasi maupun kondisi kenapa surat serupa itu dibuat.
"Sebenarnya saya juga kaget, Pak Sekda membuka itu ke publik. Sebenarnya yang menerima duluan itu saya, tapi saya tidak publis," jelas Herman menandaskan.
Bupati juga berujar bahwa surat itu datangnya selain dari para Kepala OPD, ada juga dari Camat, dan Kepala Desa. Namun diakui Herman, dirinya sangat menyesalkan surat itu beredar dan sudah di jawab juga oleh Pak Sekda.
"Jujur saya sangat menyesalkan itu, kenapa? Karena Pak Sekda itu adalah teman saya, bahkan hingga saya sakit pun karena memikirkan Pak Sekda," pungkasnya. (dens).











