DPPKB3A Cianjur dan Bupati Herman Suherman Gelar Silaturahmi Korp Bangga Kencana

01 Mei 2024, 09:59:27 WIB Cianjur
DPPKB3A Cianjur dan Bupati Herman Suherman Gelar Silaturahmi Korp Bangga Kencana

Keterangan Gambar : Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cianjur Amad Mutawali, saat memberikan penjelasan kepada awak media soal penurunan angka stunting di Kabupaten Cianjur.


Pinusnews.id - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cianjur, menggelar Silaturahmi Korps Bangga Kencana bersama Bupati Cianjur H. Herman Suherman, Selasa (30/4/2024) di Pancaniti Pendopo Cianjur.

Bupati menuturkan kegiatan ini dalam rangka penurunan angka stunting di Kabupaten Cianjur. Menurutnya, stunting merupakan masalah serius yang mengancam generasi muda.

"Oleh karena itu, upaya untuk menanggulangi stunting tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan perlu kerjasama dan kolaborasi dari berbagai pihak," tuturnya.

Baca Lainnya :

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan Pengukuhan Forum Komunikasi Kader Posyandu Kabupaten Cianjur, Penyerahan Batik Petugas Lini Lapangan, Penyerahan Perjanjian Kerja dari Bapak Bupati Cianjur kepada TPKB-K (Tenaga Penggerak KB Kecamatan) dan lain sebagainya.

Sementara, Kepala DPPKBP3A Amad Mutawali mengatakan, Silaturahminya ini intinya menyatukan kinerja untuk bergerak bersama-sama fokus menurunkan stunting di Kabupaten Cianjur.

Terkait silaturahmi itu pun Muatawali menjelaskan, yang hadir bersilaturahmi ada 1060 dari PPL Posyandu jumlah 360 dari desa, dari DPD dari pos KB Desa 360, kemudian ditambah dengan pasukan Lini lapangan yang PNS ada juga yang non PNS.

"Jadi jumlahnya ada 1060, dan kita targetkan mudah-mudahan di tahun-tahun depan terus berupaya menurunkan stunting. Kita punya beberapa inovasi untuk percepatan pemulihan stunting yang pertama itu adalah membangun kolaborasi, simpati, dan partisipasi, sebab penurunan stunting itu bukan hanya kewajiban pemerintah saja tapi perlu ikut secara bersama-sama, bersatu padu, berkolaborasi," kata Mutawali kepada awak media di Pancaniti Pendopo Cianjur, Selasa (30/4/2024).

Selain itu, Mutawali menuturkan bahwa bagian inovasi kolaborasi menurunkan angka stunting, maka pemerintah bersama masyarakat harus terus digerakkan supaya cepat turunannya.

Adapun langkah selanjutnya itu berdasarkan jawabannya dari Kementerian Kesehatan, serta identifikasi ke lapangan, khusus dari Kementerian Kesehatan aplikasi layanan KB mobile berbasis digital, sudah waktunya layanan digital karena selama ini manual.

"Kita sudah lakukan sosialisasi ke semua daerah di Kabupaten Cianjur. Kita ingin cepat, mudah, dan murah. Cepat semua aseptor menggunakan sistem yang sudah dirancang, kita layanin secara cepat, tepat dengan baik," imbuh Mutawali. (dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment