- Tanggung Jawab PT DMGP dalam Mengembangkan Energi Panas Bumi di Cipanas, Cianjur
- Rembug Warga: Langkah Nyata Bupati Cianjur Hadirkan Pembangunan Berbasis Aspirasi Masyarakat
- Zakat Bersama: Membangun Cianjur Kuat dari Soliditas Umat Bersama BAZNAS
- Satgas Yonif 300/Brajawijaya Amankan Senjata Logistik Kelompok Bersenjata di Nduga
- Revitalisasi Pendidikan Dasar Cianjur: Tinjauan Bupati di Tengah Tes Akademik Nasional
- Dedikasi Polisi Pelosok: Bripka Bayu, Guru Sukarela di Tengah Tugas Keamanan
- Efisiensi Energi Pemkab Cianjur: Rp388 Juta Dihemat di Bawah Kepemimpinan Hendra
- Memperkuat Fondasi Hukum Cianjur: Pelantikan BLCI sebagai Momentum Edukasi Masyarakat
- KDM: Penataan Halaman Gedung Sate agar Aktivitas Masyarakat Lebih Lancar
- Aplikasi Nyari Gawe Semakin Diandalkan, Total Pelamar Kerja Capai Setengah Juta Orang
Rembug Warga: Langkah Nyata Bupati Cianjur Hadirkan Pembangunan Berbasis Aspirasi Masyarakat

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian dalam acara Rembug Warga di Desa Karangwangi, Ciranjang, Rabu, 22 April 2026.
Pinusnews.id - Pada Rabu, 22 April 2026, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian hadir secara langsung dalam kegiatan rembug warga di Desa Karangwangi, Kecamatan Ciranjang. Kehadirannya dalam acara itu merupakan wujud dari komitmen pemimpin daerah untuk mendekatkan diri pada rakyat. Di tengah hiruk-pikuk isu pembangunan nasional, acara ini menjadi contoh bagaimana pemerintahan lokal bisa menjembatani jarak antara kebijakan dan kebutuhan sehari-hari masyarakat pedesaan.
Melalui dialog terbuka, Bupati menyerap aspirasi warga secara langsung, menggali berbagai kebutuhan lapangan yang sering terabaikan dalam laporan formal. Pendekatan ini mencerminkan filosofi pembangunan partisipatif, di mana program pemerintah tidak lagi top-down, melainkan disesuaikan dengan realitas grassroots. Rembug warga seperti ini memperkuat ikatan antara pemerintah dan masyarakat, memastikan bahwa anggaran daerah benar-benar mengena pada prioritas lokal.
Baca Lainnya :
- Bupati Herman Suherman : Cianjur Harus Steril dari Covid-19
- Dipancing dengan Perempuan, Tertangkaplah Komplotan Pencuri Domba
- Sekolah Buka Pada Masa Pandemi Covid-19, Bisa Kena Sanksi Berat
- Ini Kata Kades Sukasari, Polemik Video Viral Pengakuan KPM Dana BLT DD
- Asep Irwan : BPKAD Cianjur Harus Transparan Mengelola Keuangan Daerah
Dalam sambutannya yang penuh semangat, Bupati mengajak seluruh warga untuk bersatu menjaga dan mencintai Kabupaten Cianjur.
"Mari kita bersama-sama menjaga kondusivitas lingkungan dan mendukung program pembangunan daerah, karena Cianjur adalah rumah kita semua," ujar Mohammad Wahyu Ferdian, menekankan peran aktif masyarakat sebagai kunci keberhasilan. Pesan ini bukan hanya retorika, tapi panggilan untuk kolaborasi yang berkelanjutan.
Tak berhenti pada kata-kata, Bupati langsung menyerahkan bantuan konkret kepada warga yang membutuhkan. Beasiswa diberikan kepada anak berprestasi dari keluarga kurang mampu, sementara bantuan khusus disalurkan untuk anak yatim dan lansia. Bentuk pemberian ini menunjukkan empati nyata terhadap kerentanan sosial, sekaligus mendorong pemerataan kesempatan di tengah disparitas ekonomi pedesaan.
Kegiatan rembug warga juga dimanfaatkan sebagai pusat layanan publik terintegrasi. Masyarakat diajak memanfaatkan pemeriksaan kesehatan gratis, pengurusan administrasi kependudukan, pembuatan izin usaha, dan beragam layanan lainnya yang biasanya ribet dan jauh. Imbauan Bupati ini mempercepat aksesibilitas, mengurangi birokrasi, dan memberdayakan warga untuk mandiri dalam menghadapi tantangan sehari-hari.
Terakhir, Bupati menegaskan komitmen Pemkab Cianjur dalam perbaikan infrastruktur, terutama jalan rusak yang menghambat mobilitas.
"Kami akan memperbaiki setiap ruas jalan secara bertahap dan berkelanjutan, meski belum bisa serentak, demi mendukung aktivitas masyarakat," tambahnya. Langkah ini menjadi harapan baru bagi warga Karangwangi, membuka pintu bagi pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih inklusif. (dens).










