- Zakat Bersama: Membangun Cianjur Kuat dari Soliditas Umat Bersama BAZNAS
- Satgas Yonif 300/Brajawijaya Amankan Senjata Logistik Kelompok Bersenjata di Nduga
- Revitalisasi Pendidikan Dasar Cianjur: Tinjauan Bupati di Tengah Tes Akademik Nasional
- Dedikasi Polisi Pelosok: Bripka Bayu, Guru Sukarela di Tengah Tugas Keamanan
- Efisiensi Energi Pemkab Cianjur: Rp388 Juta Dihemat di Bawah Kepemimpinan Hendra
- Memperkuat Fondasi Hukum Cianjur: Pelantikan BLCI sebagai Momentum Edukasi Masyarakat
- KDM: Penataan Halaman Gedung Sate agar Aktivitas Masyarakat Lebih Lancar
- Aplikasi Nyari Gawe Semakin Diandalkan, Total Pelamar Kerja Capai Setengah Juta Orang
- Presiden Prabowo Sampaikan Pengarahan pada Ketua DPRD Seluruh Indonesia
- Dinas TPHP Cianjur Hadirkan Sekolah Lapang Alsintan dan Traktor untuk Produktivitas Para Petani
Zakat Bersama: Membangun Cianjur Kuat dari Soliditas Umat Bersama BAZNAS

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian dan Ketua BAZNAS Kabupaten Cianjur H. Tata.
Pinusnews.id - Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, secara tegas mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Cianjur untuk menunaikan zakat, infak, dan shodaqoh melalui BAZNAS Kabupaten Cianjur. Ajakan ini bukan sekadar seruan rutin, melainkan panggilan untuk membangun solidaritas sosial yang kokoh. Di tengah dinamika ekonomi masyarakat, zakat menjadi instrumen strategis yang mampu menggerakkan roda perekonomian rakyat secara inklusif.
Zakat, sebagai rukun Islam yang wajib, jauh melampaui kewajiban ibadah semata. Ia berfungsi sebagai pilar utama dalam mewujudkan kesejahteraan umat dan keadilan sosial. Seperti yang ditegaskan Bupati Ferdian.
"Zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen strategi dalam membangun kesejahteraan umat. Zakat menguatkan solidaritas sosial, zakat menggerakan ekonomi rakyat dan zakat adalah salah satu pilar dalam mewujudkan Indonesia yang kuat dan berkeadilan." Pernyataan ini menggarisbawahi potensi zakat sebagai kekuatan transformasional bagi Cianjur.
Baca Lainnya :
- Bupati Herman Suherman : Cianjur Harus Steril dari Covid-19
- Dipancing dengan Perempuan, Tertangkaplah Komplotan Pencuri Domba
- Sekolah Buka Pada Masa Pandemi Covid-19, Bisa Kena Sanksi Berat
- Ini Kata Kades Sukasari, Polemik Video Viral Pengakuan KPM Dana BLT DD
- Asep Irwan : BPKAD Cianjur Harus Transparan Mengelola Keuangan Daerah
Di bawah kepemimpinan Ketua BAZNAS Cianjur, H. Tata, lembaga ini telah menunjukkan kinerja luar biasa dalam pengelolaan zakat yang profesional dan transparan. Sejak dipimpin H. Tata, BAZNAS Cianjur berhasil meningkatkan volume dana zakat secara signifikan, dengan sistem akuntabilitas yang ketat dan laporan keuangan yang diaudit secara berkala. Hal ini menjadikan BAZNAS Cianjur sebagai mitra terpercaya bagi muzakki, memastikan setiap rupiah zakat disalurkan tepat sasaran.
Bupati Ferdian secara khusus menargetkan berbagai kalangan untuk berzakat melalui saluran resmi ini. "Saya mengajak kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkab Cianjur, jajaran TNI dan POLRI, para aghnia dan pengusaha serta seluruh masyarakat Cianjur yang telah memenuhi nishob untuk menunaikan zakatnya secara amanah dan terstruktur melalui BAZNAS Cianjur," ujarnya.
Pengelolaan yang dilakukan BAZNAS di era H. Tata ini menjamin dana tersebut dialokasikan untuk pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan sosial bagi yang berhak.
Kinerja gemilang BAZNAS Cianjur di bawah H. Tata tercermin dari program-program inovatifnya, seperti pelatihan usaha bagi mustahik dan bantuan beasiswa pendidikan yang telah menjangkau ribuan warga. Transparansi total melalui platform digital dan verifikasi lapangan membuat masyarakat semakin percaya. Hasilnya, ekonomi umat mulai bangkit, dengan sukses petani dan UMKM yang bangkit berkat modal zakat.
Ajakan Bupati ini menegaskan visi besar: "Mari kita jadikan zakat sebagai gerakan bersama. Karena ketika zakat tumbuh di Cianjur, ekonomi umat akan bangkit. Ketika zakat kuat, Indonesia pun semakin kuat. Zakat menguatkan Indonesia dimulai dari Cianjur." Dengan BAZNAS yang dipimpin H. Tata sebagai motor penggerak, gerakan ini bukan mimpi belaka, melainkan realitas yang sedang terwujud.
Apa yang menjadi sasaran kinerja BAZNAS Cianjur semua merefleksikan peran zakat sebagai fondasi kemajuan Cianjur. Dukungan terhadap BAZNAS di bawah H. Tata bukan hanya ibadah, tapi investasi untuk masa depan yang adil dan sejahtera. Mari ramaikan gerakan ini, agar Cianjur menjadi teladan zakat nasional. (dens).










